Minggu, 5 Juli 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

Konsol Baru Xbox Berpotensi Hadir Tanpa Disk Drive, Fokus Digital

Konsol Baru Xbox Berpotensi Hadir Tanpa Disk Drive, Fokus Digital
Konsol baru Xbox kabarnya bakal hadir tanpa disk drive dan fokus pada layanan digital. (Ilustrasi: AI)

JAKARTA — Era kaset fisik atau cakram gim kemungkinan besar akan segera berakhir di lini konsol Microsoft. Sebuah laporan terbaru mengungkap bahwa Xbox tengah menyiapkan konsol generasi mendatang dengan kode nama Project Helix yang bakal meninggalkan keberadaan disk drive sepenuhnya, demi mendorong ekosistem serba digital.
Langkah ini bukan sekadar perubahan desain perangkat keras, melainkan pergeseran paradigma industri. Microsoft terlihat ingin memangkas ketergantungan pada komponen mekanis yang selama ini menjadi beban biaya produksi. Bagi para gamer, ini adalah tanda zaman. Kepemilikan fisik yang selama puluhan tahun menjadi norma, kini perlahan mulai dipinggirkan.
Keputusan ini menjadi titik balik krusial bagi para kolektor gim fisik. Microsoft disebut-sebut tidak lagi memberikan ruang bagi slot kaset dalam desain perangkat keras terbaru mereka. Tren ini memang sudah mulai terlihat dalam beberapa tahun terakhir melalui kehadiran varian konsol “Digital Edition” dari berbagai produsen, namun Project Helix menandai komitmen penuh untuk mematikan media fisik secara permanen di masa depan.

Menjembatani Transisi ke Digital

Beralih sepenuhnya ke digital tentu memicu kekhawatiran bagi mereka yang masih menyimpan pustaka gim fisik dalam jumlah besar. Menanggapi hal tersebut, Microsoft dikabarkan tengah menguji fitur konversi yang memungkinkan pengguna mengubah kepemilikan cakram fisik menjadi lisensi digital. Ini adalah kompromi yang ditawarkan agar pengguna tidak kehilangan seluruh koleksi mereka saat berpindah ke konsol baru.
Fitur ini akan memungkinkan kaset lama diidentifikasi oleh sistem dan dikonversi menjadi salinan gim yang tersimpan di memori internal konsol. Secara teknis, sistem akan memverifikasi keaslian cakram melalui pembaca eksternal atau proses sinkronisasi akun sebelum memberikan hak akses digital ke pustaka gim pengguna di awan.
Namun, kemudahan ini hadir dengan syarat yang cukup ketat. Begitu lisensi digital aktif, cakram fisik tersebut kehilangan fungsinya sebagai kunci akses. Artinya, pengguna tidak bisa lagi menjual kembali atau meminjamkan kaset tersebut kepada orang lain. Hak akses digital akan terikat permanen pada akun pengguna, sehingga memutus rantai pasar gim bekas yang selama ini menjadi andalan para gamer untuk berhemat.
Laporan yang dihimpun dari The Verge juga mencatat bahwa fitur ini tidak berlaku untuk semua pustaka gim lama. Dukungan konversi tersebut kabarnya hanya mencakup koleksi gim era Xbox One dan Xbox Series X/S. Sementara itu, gim eksklusif lama dan judul-judul klasik dari era Xbox 360 tidak masuk dalam cakupan layanan ini. Ini menjadi pukulan telak bagi para kolektor barang antik yang berharap bisa memainkan gim retro mereka dengan kenyamanan sistem modern.

Mengapa Pergeseran Ini Penting?

Halaman:12Semua Halaman

(AP)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda