JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Google secara resmi meluncurkan serangkaian pembaruan besar pada platform distribusi aplikasinya, Google Play Store, sepanjang bulan Juli 2026. Fokus utama pembaruan kali ini adalah integrasi kecerdasan buatan (AI) yang lebih mendalam untuk pengalaman pengguna serta penyesuaian kebijakan sistem pembayaran global bagi pengembang.
Revolusi Penemuan Aplikasi dengan AI
Pembaruan yang paling mencolok bagi pengguna Android di seluruh dunia adalah hadirnya fitur “Ask Play”. Teknologi AI generatif ini kini memungkinkan pengguna melakukan pencarian aplikasi melalui percakapan alami. Alih-alih mengetik kata kunci statis, pengguna dapat bertanya, “Tunjukkan aplikasi pengeditan foto yang mudah digunakan untuk pemula dengan fitur AI,” dan sistem akan memberikan kurasi aplikasi yang relevan.
Selain itu, Google memperkenalkan Play Shorts, fitur umpan video pendek yang muncul di halaman utama aplikasi. Pengguna kini dapat melihat demo atau cuplikan gameplay aplikasi dalam format video layar penuh sebelum memutuskan untuk mengunduh, sehingga meminimalisir risiko ketidaksesuaian konten.
Perubahan Kebijakan Pembayaran (Billing)
Di sektor kebijakan, Google mulai menerapkan fleksibilitas sistem penagihan (billing) yang lebih luas bagi pengembang di wilayah Amerika Serikat, Inggris, dan EEA per 30 Juni 2026.
Poin penting dari kebijakan ini mencakup:
Otonomi Pengembang: Pengembang aplikasi kini memiliki opsi untuk menggunakan sistem pembayaran pihak ketiga atau mengarahkan pengguna ke situs eksternal untuk transaksi tanpa harus membayar billing fee sebesar 5% kepada Google.
Efek Global: Meskipun baru diterapkan di wilayah tertentu, kebijakan ini menandai pergeseran arah bisnis Google Play Store secara global. Untuk pasar Indonesia, transisi ini dijadwalkan akan mulai berlaku efektif sepenuhnya pada 30 September 2027 mendatang.
Fokus pada Keamanan dan Pengalaman Pengguna
Selain fitur baru, Google juga memperketat protokol keamanan melalui Google Play Protect. Aplikasi yang belum melalui proses verifikasi mendalam kini akan mendapatkan peringatan keamanan yang lebih jelas dan preventif saat akan diinstal oleh pengguna.
Untuk pengguna yang gemar mencoba teknologi terbaru, Google juga membuka menu Play Labs. Fitur ini memberikan akses bagi pengguna umum untuk menguji coba fitur-fitur eksperimental yang sedang dikembangkan sebelum dirilis secara massal ke publik.
📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.