Selasa, 7 Juli 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI BISNIS

IHSG Rises as Forex Reserve Data Looms

IHSG Menguat di Tengah Penantian Data Cadangan Devisa
IHSG Menguat di Tengah Penantian Data Cadangan Devisa. (Ilustrasi: AI)

Data tenaga kerja AS ikut mengubah ekspektasi suku bunga

Pasar juga mencermati data tenaga kerja Amerika Serikat yang baru dirilis. Non-farm payrolls hanya naik 57.000 pada Juni 2026, jauh di bawah perkiraan 110.000, dan menjadi kenaikan paling kecil dalam empat bulan.

Angka itu mendorong pelaku pasar mengurangi spekulasi kenaikan suku bunga pada September 2025. Sementara tingkat pengangguran turun ke 4,2 persen, penurunan itu terjadi karena tingkat partisipasi angkatan kerja jatuh ke level terendah sejak 2021.

Rangkaian data tersebut membuat pasar global membaca kemungkinan The Fed lebih hati-hati. Buat pasar saham Indonesia, setiap sinyal dovish dari bank sentral AS biasanya memberi ruang napas bagi aliran dana ke aset berisiko. Namun ruang itu tidak otomatis lebar. Investor tetap menunggu bukti tambahan.

Karena itu, penguatan IHSG pada Senin lebih tepat dibaca sebagai penguatan yang tertahan, bukan reli penuh. Indeks naik, tetapi pelaku pasar masih menyimpan uang tunai sambil menunggu kepastian dari dua arah sekaligus: Washington dan Jakarta.

“Pasar saat ini cenderung hati-hati menantikan risalah pertemuan kebijakan The Fed, untuk petunjuk lebih lanjut tentang prospek suku bunga,” kata Nico.

Dengan penutupan di level 5.916,07, IHSG masih berada dalam area yang sensitif terhadap sentimen eksternal. Satu kabar dari The Fed atau angka cadangan devisa bisa mengubah arah transaksi cepat. Hari ini naik. Besok? Pasar masih menunggu.

Halaman:12Semua Halaman

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda