Rabu, 8 Juli 2026 WIB
BREAKING
NASIONAL

Prabowo: Demokrasi Bukan Sistem Mudah, tetapi Terbaik

Prabowo: Demokrasi Bukan Sistem Mudah, tetapi Terbaik
Prabowo Subianto di hadapan diaspora India menegaskan demokrasi bukan sistem mudah tapi terbaik. Foto: Wikimedia Commons

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menyatakan demokrasi bukanlah sistem yang mudah dijalankan, melainkan sistem terbaik yang ada. Pernyataan tersebut disampaikan saat berbicara di hadapan diaspora India, menekankan komitmen terhadap nilai-nilai demokrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Dalam forum tersebut, Prabowo menandaskan bahwa meskipun demokratis penuh tantangan dan kompleksitas, tetap menjadi pilihan paling bijak untuk membangun negara yang sejahtera dan adil. Pesannya resonan dengan pengalaman kedua bangsa besar Asia Selatan dan Asia Tenggara dalam mempertahankan sistem demokrasi di tengah berbagai hambatan.

Demokrasi Sebagai Pilihan Strategis

Prabowo mengakui bahwa perjalanan demokratis penuh kendala. Koordinasi antar lembaga, kelengkapan mekanisme check and balance, serta partisipasi masyarakat memerlukan energi besar. Namun, ia berpendapat bahwa nilai-nilai yang ditawarkan demokrasi — keadilan, transparansi, dan representasi rakyat — membuatnya tetap menjadi sistem paling relevan untuk masa depan.

Penekanan ini penting mengingat konteks global saat ini. Di berbagai belahan dunia, sistem demokrasi menghadapi tekanan dari otoritarianisme, polarisasi, dan disinformasi. Indonesia, sebagai demokrasi terbesar ketiga di dunia, memiliki posisi strategis untuk menjadi model bagi negara-negara berkembang lainnya, termasuk India.

Relevansi bagi Diaspora dan Hubungan Bilateral

Pemilihan forum diaspora India sebagai tempat menyampaikan pesan ini bukan kebetulan. India dan Indonesia sama-sama merupakan demokrasi multikultural besar dengan populasi beragam agama, bahasa, dan etnis. Kedua negara telah membuktikan bahwa sistem demokrasi dapat bekerja dalam konteks pluralisme ekstrem.

Bagi diaspora, pesan Prabowo meresonansi dengan pengalaman mereka sendiri. Banyak warga India yang tinggal di Indonesia atau negara lain menghargai kebebasan berpendapat, hak pilih, dan perlindungan minoritas yang dijamin sistem demokrasi. Dengan menekankan keunggulan demokrasi, Prabowo secara implisit mengundang dialog lebih dalam tentang nilai-nilai bersama dan kerja sama bilateral.

Tantangan Praktis Sistem Demokratis

Kendati mulia, implementasi demokrasi nyata-nyata menghadapi hambatan serius. Proses legislatif yang lambat, birokrasi yang kaku, dan terkadang inefisiensi administrasi sering menjadi kritik. Prabowo tampak mengakui realitas ini — demokrasi memang bukan sistem yang “mudah” dalam arti cepat menghasilkan keputusan atau efisiensi operasional.

Halaman:12Semua Halaman

(AN)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda