JAKARTA — Apple diperkirakan segera menghadirkan iPhone lipat pertamanya. Perangkat yang telah lama dinanti itu diprediksi diumumkan bersamaan dengan jajaran iPhone terbaru pada paruh kedua 2026, meski ketersediaannya di pasar tidak akan langsung melimpah.
Prediksi tersebut disampaikan analis kenamaan Apple, Ming-Chi Kuo, berdasarkan hasil survei industri terbarunya. Menurut Kuo, iPhone lipat baru bisa dipesan dan dijual beberapa waktu setelah peluncuran resmi lantaran produksi awal yang masih terbatas.
Kuo memperkirakan pengiriman unit perakitan iPhone lipat pada semester II 2026 hanya mencapai sekitar 7 hingga 8 juta unit. Angka ini tergolong kecil untuk ukuran produk Apple yang biasanya laris manis di seluruh dunia begitu diluncurkan.
Khusus pada kuartal ketiga 2026, jumlah pengiriman diperkirakan hanya berkisar 500 ribu hingga 1 juta unit, atau sekitar 10 persen dari total produksi semester II 2026. Keterbatasan pasokan ini diperkirakan membuat unit awal sangat diburu.
Sebagai perbandingan, pengiriman iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max pada periode yang sama diperkirakan mencapai sekitar 20 hingga 22 juta unit. Angka tersebut jauh lebih tinggi dan dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan stok saat peluncuran resmi.
Melihat kondisi tersebut, Kuo menilai Apple berpotensi mengulang strategi saat merilis iPhone X pada 2017. Perusahaan kemungkinan tetap memperkenalkan iPhone lipat bersama model iPhone lainnya, tetapi jadwal pre-order dan penjualan resminya dilakukan belakangan.
Mirip Strategi iPhone X
Menurut Kuo, situasi iPhone lipat saat ini sangat mirip dengan iPhone X. Saat itu, iPhone X menjadi iPhone pertama yang mengusung layar OLED penuh, memperkenalkan desain poni (notch), serta sistem kamera Face ID dan TrueDepth.
Namun, proses produksi iPhone X yang rumit membuat jumlah unit yang tersedia saat peluncuran sangat terbatas. Apple ketika itu memilih tetap memperkenalkan produk lebih awal untuk menjaga momentum, meski penjualan penuh baru dilakukan kemudian.
Kehadiran iPhone lipat menandai langkah besar Apple memasuki segmen ponsel lipat yang selama ini didominasi produsen Android seperti Samsung dan sejumlah merek asal China. Banyak pihak menilai kehadiran Apple akan mengubah peta persaingan di kategori tersebut.
Bagi konsumen Indonesia, perangkat kelas atas Apple umumnya masuk secara resmi beberapa waktu setelah peluncuran global. Dengan produksi awal yang terbatas, tidak menutup kemungkinan iPhone lipat baru tersedia di pasar Tanah Air pada rentang waktu yang lebih panjang.
Meski demikian, antusiasme terhadap iPhone lipat diperkirakan tetap tinggi. Kombinasi antara merek Apple yang kuat dan desain lipat yang inovatif menjadikan perangkat ini salah satu yang paling dinantikan pada tahun ini.
Publik kini menanti pengumuman resmi Apple untuk memastikan spesifikasi, harga, serta jadwal ketersediaan iPhone lipat pertama yang digadang-gadang menjadi tonggak baru dalam sejarah perangkat buatan perusahaan asal Cupertino tersebut.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.