Muhaimin menyebut diplomasi ekonomi yang dibangun Presiden Prabowo harus diterjemahkan menjadi manfaat nyata. Ia menekankan empat hal yang harus ikut terdorong: perluasan akses pasar, peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, dan penguatan kapasitas sumber daya manusia.
“Ketika pemerintah berhasil membuka akses ke pasar global, tugas berikutnya adalah memastikan masyarakat mampu memanfaatkan peluang tersebut. Inilah makna pemberdayaan, yaitu menghadirkan kesempatan yang lebih besar agar masyarakat dapat tumbuh, naik kelas, dan meningkatkan kesejahteraannya,” kata Muhaimin.
Kenapa pertemuan Prabowo-Modi jadi penting
Pertemuan bilateral Prabowo dan Modi di Istana Merdeka memberi sinyal politik yang kuat. India bukan mitra biasa. Negara itu punya bobot ekonomi, pasar domestik yang sangat besar, dan pengaruh yang terus naik di kawasan Asia.
Dalam konteks Indonesia, hubungan yang lebih erat dengan India bisa membantu memperluas pasar ekspor sekaligus menarik investasi baru. Kalau mesin dagang bergerak, sektor yang paling cepat merasakan biasanya industri kecil-menengah, logistik, dan tenaga kerja terampil.
Penguatan hubungan RI-India juga punya nilai strategis bagi posisi Indonesia di pasar global. Di saat persaingan dagang makin ketat, akses ke negara berpenduduk besar seperti India bisa menjadi pembeda. Produk Indonesia tidak cukup hanya bagus. Produk itu juga harus punya pintu masuk.
Karena itu, pernyataan Muhaimin bisa dibaca sebagai dorongan agar diplomasi luar negeri tidak berhenti pada simbol persahabatan. Harus ada hasil yang konkret. Ada order baru, ada investor baru, ada peluang kerja baru. Kalau tidak, hubungan bagus hanya akan tinggal seremoni.
Dalam 7 hingga 30 hari ke depan, pembahasan lanjutan soal kerja sama ekonomi RI-India kemungkinan masih akan mengarah pada sektor-sektor yang cepat memberi dampak, seperti perdagangan, investasi, dan perluasan akses pasar bagi UMKM. Jika kesepahaman politik yang dibangun di level elite diterjemahkan ke perjanjian teknis, pelaku usaha kecil berpeluang melihat hasil awal lebih cepat dari perkiraan.
Muhaimin menutup dengan penekanan bahwa penguatan hubungan RI-India harus membuat masyarakat Indonesia ikut merasakan manfaatnya. “Semakin kuat hubungan kedua negara, semakin besar peluang bagi produk-produk masyarakat kita,” ujarnya.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.