Senin, 13 Juli 2026 WIB
BREAKING
OLAHRAGA

Inggris Lolos Semifinal: Djed Spence dan John Stones Jadi Pahlawan

Pemain bertahan timnas Inggris melakukan blok krusial dalam pertandingan sengit
Pertahanan Inggris tampil solid untuk mengamankan tiket semifinal. (Ilustrasi: AI)

MIAMI — Pertahanan Inggris akhirnya membuktikan ketangguhannya di saat genting. Meski sempat tampil goyah dan berada dalam tekanan hebat Norwegia, barisan belakang asuhan Thomas Tuchel sukses meredam Erling Haaland hingga akhir laga perempat final di Miami.

Kemenangan Inggris atas Norwegia menjadi sorotan bukan karena permainan menyerang, melainkan ketangguhan lini belakang. John Stones, yang sempat diragukan posisinya di tim utama, tampil lugas sepanjang pertandingan. Ia bekerja bahu-membahu dengan Marc Guéhi untuk membatasi ruang gerak Haaland yang hanya mencatatkan 21 sentuhan bola sebelum ditarik keluar.

Djed Spence juga mencuri perhatian lewat performa eksplosif saat masuk sebagai pemain pengganti. Masuk menggantikan Nico O’Reilly, Spence mendominasi sisi kiri lapangan, terutama saat perpanjangan waktu. Akselerasi dan ketenangan Spence bahkan hampir membuahkan gol bagi Inggris, membuat para penggemar di stadion meneriakkan namanya berkali-kali sebagai simbol keberanian tim.

Ujian Berat di Lini Belakang

Ketangguhan ini sangat krusial mengingat Inggris sempat kehilangan Declan Rice akibat kondisi kesehatan. Situasi tersebut membuat lini tengah Inggris pincang dan memberikan keleluasaan bagi Martin Ødegaard untuk mendikte permainan. Thomas Tuchel bahkan harus melakukan perubahan taktis berkali-kali di tengah laga untuk menambal lubang yang ditinggalkan Rice.

Secara taktis, laga ini bukanlah penampilan terbaik Tuchel. Namun, keberaniannya mempertahankan struktur pertahanan yang solid saat tim ditekan menjadi penentu. Penjaga gawang Jordan Pickford memang sempat tampil tidak konsisten, termasuk saat gol pembuka Norwegia oleh Andreas Schjelderup. Meski demikian, koordinasi yang dipimpin oleh Stones mampu meredam gelombang serangan lawan.

Pentingnya soliditas ini dirasakan langsung oleh skuad Inggris. Dampak dari kemenangan ini memberikan kepercayaan diri besar bagi tim asuhan Tuchel sebelum menghadapi babak semifinal di Atlanta. Para pemain, terutama di sektor pertahanan, telah membuktikan bahwa mereka mampu menahan gempuran striker kelas dunia dalam tekanan turnamen besar.

Stones sendiri menunjukkan kelasnya dengan enam sapuan kepala yang vital dan delapan kontribusi defensif krusial. Analisis dari The Guardian menyebut penampilan Stones sebagai salah satu yang terbaik, mengingat minimnya menit bermain yang ia dapatkan sepanjang musim lalu.

Keberhasilan Inggris meredam Haaland—pemain yang selama turnamen ini tampil sangat impresif—menjadi bukti nyata efektivitas strategi defensif yang diterapkan oleh sang pelatih.

Bagi timnas Inggris, kemenangan dramatis ini bukan sekadar tiket ke empat besar. Ini adalah pengingat bahwa di balik kegemilangan penyerang seperti Jude Bellingham, pertahanan yang kokoh tetap menjadi fondasi utama. Tuchel kini memiliki pekerjaan rumah untuk memperbaiki transisi di lini tengah, namun untuk urusan meredam lawan, para beknya sudah memberikan jawaban yang meyakinkan.

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda