JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Kabar soal Meta cabut AI dari Instagram pada 2026 ramai beredar di media sosial, tapi klaim itu tidak benar. Yang terjadi justru sebaliknya: Meta tetap memperluas penggunaan AI di Instagram, mulai dari fitur belanja, rekomendasi konten, sampai iklan.
Isu ini sempat membuat sebagian pengguna panik karena mengira fitur AI di DM, Reels, dan feed akan hilang. Padahal, dari rangkaian laporan Selular.ID, Bloomberg Technoz, dan materi resmi Meta, tidak ada langkah Meta untuk mencabut AI dari Instagram secara menyeluruh.
Klarifikasi soal Meta cabut AI di Instagram
Kebingungan ini muncul karena istilah “dicabut” bercampur dengan beberapa kebijakan Meta yang memang berubah pada 2026. Satu yang paling banyak disalahpahami adalah penonaktifan sementara karakter AI untuk pengguna remaja di Instagram dan Facebook. Langkah itu diambil sambil menunggu versi baru dengan rating PG-13 dan kontrol orang tua yang lebih ketat.
Hal lain yang ikut memicu salah tafsir adalah pencabutan enkripsi end-to-end di DM Instagram pada 8 Mei 2026. Itu bukan penghapusan AI. Meta justru memakai AI untuk membantu mendeteksi konten berbahaya di pesan pribadi. Jadi, yang berubah adalah lapisan keamanan dan pembatasan tertentu, bukan keberadaan AI di Instagram.
Meta justru memperluas AI di produk Instagram
Di sisi produk, Meta sedang menguji agen AI bernama Hatch. Fungsinya lebih jauh dari chatbot biasa. Hatch dirancang untuk membantu pengguna berbelanja langsung dari Instagram, misalnya saat melihat pakaian di Reels lalu ingin membandingkan harga, mencari detail produk, hingga menyelesaikan checkout.
Arah ini penting. Meta tampak menggeser AI dari sekadar alat tanya-jawab menjadi agen yang bisa mengeksekusi tugas. Untuk pengguna, itu berarti Instagram makin dekat ke fungsi belanja dan rekomendasi yang serba otomatis. Untuk pelaku usaha, peluang konversi bisa naik karena proses pembelian dipadatkan di dalam aplikasi.
Bloomberg Technoz juga melaporkan Meta menguji Instagram Premium 2026, yang disebut akan memberi kemampuan AI lebih luas dan kontrol yang lebih besar. Dalam skema itu, AI tidak dihapus, melainkan dipaketkan sebagai fitur berbayar untuk sebagian pengguna. Meta bahkan dikaitkan dengan akses ke agen AI Manus setelah akuisisi bernilai 2 miliar dolar AS, menurut laporan yang beredar.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.