JAKARTA, JOURNALARTA.COM – BTV Semesta Berpesta 2026 kembali digelar BTV dari B Universe dengan tiket Rp1 alias gratis, dan rangkaian acaranya sudah singgah di Bali, Yogyakarta, Malang, hingga Bogor. Festival rakyat ini memadukan konser musik, bazar UMKM, dan aktivitas publik dalam satu panggung terbuka.
Bagi daerah yang disinggahi, gelaran ini punya efek langsung. Keramaian warga mendongkrak transaksi tenant lokal, memberi panggung bagi musisi, dan menghidupkan kawasan acara sejak pagi hingga malam.
Apa itu BTV Semesta Berpesta 2026
BTV Semesta Berpesta adalah festival hiburan rakyat yang digelar BTV bersama pemerintah daerah setempat. Formatnya sengaja dibuat meriah dan mudah diakses. Pagi diisi senam dan jalan sehat, siang dipakai untuk bazazr UMKM, lalu malam ditutup konser musik.
Konsep itu membuat acara ini tidak hanya berfungsi sebagai tontonan. Warga datang untuk berolahraga, berbelanja, lalu menikmati hiburan. Satu lokasi, banyak aktivitas. Sederhana, tapi efektif menarik massa.
Di tengah harga hiburan yang terus naik, tiket Rp1 jadi daya tarik utama. Simbolik memang, namun pesan yang dibawa jelas: acara ini dibuka seluas mungkin untuk publik. Dari keluarga, komunitas olahraga, sampai pelaku usaha kecil.
Jadwal dan kota yang sudah didatangi
Rangkaian BTV Semesta Berpesta 2026 sudah hadir di empat kota. Bali menjadi salah satu titik awal pada 25 April 2026 di Pantai Mertasari, Sanur, dengan 7.500 penonton dan penampilan Padus Unud. Yogyakarta menyusul pada 9 Mei 2026 di Stadion Kridosono, lengkap dengan jalan sehat dan hadiah mobil.
Gelaran di Malang berlangsung pada 6 Juni 2026 di Stadion Gajayana. Panggung malam itu diisi Salma Salsabil dan Coldiac, sementara 20 UMKM ikut meramaikan area bazar. Bogor kemudian menggelar acara pada 14 Juni 2026 di Lapangan Panahan Stadion Pakansari, dengan sekitar 10 ribu peserta dan penampilan Last Child serta Idgitaf.
| Kota | Tanggal | Lokasi | Highlight |
|---|---|---|---|
| Bali | 25 April 2026 | Pantai Mertasari, Sanur | 7.500 penonton, Padus Unud |
| Yogyakarta | 9 Mei 2026 | Stadion Kridosono | Jalan sehat, hadiah mobil |
| Malang | 6 Juni 2026 | Stadion Gajayana | Salma Salsabil, Coldiac, 20 UMKM |
| Bogor | 14 Juni 2026 | Lapangan Panahan Stadion Pakansari | 10 ribu peserta, Last Child, Idgitaf |
Musisi, aktivitas, dan dampak ke UMKM
Line-up di tiap kota dibuat berbeda. Bogor menghadirkan Last Child, Idgitaf, Stereowall, dan Rrag. Bali diisi KOTAK dan Lomba Sihir. Malang menampilkan Salma Salsabil dan Coldiac. Jogja menurunkan Rony Parulian serta Aftershine.
Aktivitas pendukungnya juga padat. Ada senam zumba, jalan sehat, lomba mewarnai, Asia Pop Playground, sampai food bazaar. Bagi pengunjung, pilihan itu membuat acara terasa seperti festival keluarga, bukan sekadar konser malam.
Soal ekonomi lokal, titik paling terasa ada di tenant UMKM. Malang, misalnya, membawa 20 tenant ke area acara. Bagi pelaku usaha kecil, lalu lintas massa seperti ini berarti peluang menjajal pasar baru, memperluas pembeli, dan mengenalkan produk ke pengunjung dari luar daerah.
Program BTV lain yang ikut berjalan pada 2026
Di luar BTV Semesta Berpesta, BTV juga menjalankan sejumlah program lain sepanjang 2026. Stasiun ini meraih Juara 1 Penghargaan Jurnalistik PWI 2026 kategori televisi lewat karya Reza Ramadhan tentang Jenderal Hoegeng. BTV juga menggelar BTV Semesta Ramadan di Masjid Raya Al A’zhom Tangerang.
Selain itu, BTV bersama Beritasatu melepas Tim Liputan Mudik 2026 untuk pemantauan arus Lebaran selama 24 jam. BTV juga menerima hewan kurban sapi dari BAZNAS RI untuk didistribusikan ke masyarakat prasejahtera. Di level siaran, kanal ini tetap bisa diakses lewat TV digital, termasuk 44 UHF Bandung dan 40 UHF Medan.
BTV Semesta Berpesta 2026 sendiri masih berpotensi berlanjut ke kota lain bila pola tahun ini dipertahankan. Yang jelas, format festival gratis dengan konser dan bazar masih punya ruang besar di kota-kota dengan basis komunitas aktif dan pelaku UMKM yang haus panggung.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.