Kamis, 16 Juli 2026 WIB
BREAKING
LIFESTYLE

Latihan resistance band kakek 95 tahun bikin warganet kagum

Latihan resistance band kakek 95 tahun bikin warganet kagum
Nitin Gadkari swears by this vitamin C-rich soup—Here's why it's worth trying in monsoon

TORONTO — Sebuah latihan resistance band sederhana dari kakek berusia 95 tahun mendadak ramai di Instagram setelah cucunya, Alyssa Stellato, membagikan video rutinitas sang “Nonno” di akun @alyssastellato. Dalam video itu, kakek yang tinggal di Toronto tersebut terlihat menarik band elastis yang diikat ke tiang dinding, lalu mengulangi gerakan yang sama dari posisi samping.

Yang membuat video ini menempel di kepala penonton bukan dramanya. Justru kebalikannya. Tidak ada musik heboh, tidak ada alat gym mahal, tidak ada pose berlebihan. Hanya seorang lansia yang tampak rapi, mantap berdiri, dan sangat paham apa yang ia lakukan untuk menjaga tubuh tetap aktif di usia 90-an akhir.

Latihan resistance band yang sederhana, tapi disiplin

Di klip itu, Nonno memakai sweater cokelat kemerahan di atas kemeja dan celana jeans hitam. Ia melakukan lima repetisi ke depan, lalu mengulang gerakan serupa dari samping. Gerakannya pelan, terukur, dan tidak terburu-buru. Justru di situlah kekuatannya terasa.

Resistance band memang sering dipakai dalam latihan kekuatan karena alat ini ringan, mudah disimpan, dan relatif aman untuk banyak kelompok usia, termasuk lansia. Dalam konteks kebugaran, band elastis membantu melatih otot tanpa tekanan besar pada sendi. Itu sebabnya alat ini kerap muncul dalam rekomendasi latihan berintensitas rendah.

Alyssa menulis teks di atas video: “What my 95 year old NONNO wanted to show me he does everyday to stay in shape.” Di keterangan unggahan, ia menambahkan kalimat singkat, “Let’s all take note.” Kalimat itu terasa pas. Video ini memang tidak berusaha memberi ceramah, tapi tetap menyisakan pesan yang jelas: kebiasaan kecil bisa jauh lebih berarti daripada target besar yang tak pernah dimulai.

Kenapa video ini cepat menyebar

Warganet langsung memenuhi kolom komentar dengan pujian. Ada yang menyebut latihan itu sebagai “rahasia” agar tetap kuat berdiri, ada pula yang menulis bahwa sang Nonno terlihat penuh semangat dan menjadi contoh soal menua dengan aktif.

Komentar seperti ini cepat menyebar karena ceritanya dekat dengan banyak orang. Hampir semua orang punya gambaran tentang usia tua, lalu video ini membelokkannya sedikit.

Soalnya, publik sering mengira kebugaran lansia harus identik dengan latihan berat atau peralatan canggih. Video ini menunjukkan hal lain. Konsistensi jauh lebih penting. Bagi keluarga yang punya orang tua atau kakek-nenek lanjut usia, cuplikan ini juga memberi ide konkret bahwa aktivitas fisik tidak selalu harus rumit, asal dilakukan dengan aman, terpantau, dan sesuai kemampuan tubuh.

Dampaknya terasa cukup nyata. Di media sosial, konten seperti ini bisa menggeser cara orang memandang penuaan. Lansia tidak selalu identik dengan lemah dan pasif. Banyak yang masih bisa menjaga kekuatan otot, koordinasi, dan rasa percaya diri lewat rutinitas ringan yang dilakukan rutin.

Di rumah-rumah, pesan seperti ini bisa jadi pendorong untuk mulai bergerak lagi, meski hanya dengan alat sederhana seperti band elastis, kursi stabil, atau latihan peregangan singkat.

Dari Toronto ke linimasa

Alyssa Stellato sendiri dikenal lewat konten fashion dan styling, tapi unggahan ini memperlihatkan sisi yang lebih personal. Ia tidak sedang memamerkan produk, tidak juga mengejar sensasi. Ia merekam kebiasaan sehari-hari sang kakek, lalu membiarkan videonya bicara sendiri. Hasilnya, banyak orang justru merasa tersentuh.

Di media sosial, konten seperti ini biasanya bertahan lebih lama karena punya emosi yang sederhana tapi kuat. Ada rasa kagum. Ada rasa hangat. Dan ada sedikit pengingat yang menohok: tubuh yang tetap aktif sering lahir dari kebiasaan kecil yang dijaga terus-menerus. Nonno tidak bicara panjang lebar. Ia hanya menarik band itu, pelan, lalu mengulangnya lagi.

Seorang pengguna menulis, “That’s his secret to be on his feet,” sementara pengguna lain memuji, “He looks so full of life!” Komentar-komentar itu membuat video singkat ini terasa seperti pelajaran kebugaran yang datang dari rumah, bukan dari ruang gym.

Dan di usia 95 tahun, Nonno tampaknya masih punya cukup tenaga untuk menunjukkan satu hal penting: gerakan kecil yang dilakukan setiap hari bisa bertahan jauh lebih lama daripada semangat yang datang sesaat.

(AP)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda