JAKARTA — International Care Concierge dari Mayapada Hospital Kuningan mulai hadir sebagai layanan pendampingan khusus yang menyasar ekspatriat, diplomat, wisatawan, sampai komunitas internasional yang beraktivitas di kawasan Kuningan, Jakarta.
Peluncuran ini diumumkan bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke-6 Mayapada Hospital Kuningan (MHKN) yang mengusung tema “Synergy, Innovation, Accelerating Excellence”.
Bagi pasien yang datang dari latar bahasa dan budaya berbeda, layanan ini punya arti langsung: proses berobat bisa terasa lebih sederhana. MHKN menempatkan International Care Concierge di Lobby Lantai 1 untuk membantu pasien sejak sebelum tiba di rumah sakit, saat mengatur jadwal dokter, mengoordinasikan unit pelayanan, hingga urusan administrasi setelah perawatan selesai. Ringkas, tapi krusial.
International Care Concierge dan kebutuhan pasien internasional
Keberadaan layanan ini lahir dari posisi Kuningan sebagai salah satu pusat diplomatik dan bisnis internasional di Jakarta. Di area ini berdiri kedutaan besar, organisasi internasional, perusahaan multinasional, dan beragam komunitas global. Situasi itu membuat kebutuhan terhadap layanan kesehatan yang peka bahasa dan budaya menjadi nyata, bukan sekadar tambahan fasilitas.
Mayapada Hospital Kuningan mengemas layanan barunya dengan konsep personalized concierge services. Tenaga medis dan staf profesional disiapkan untuk mendampingi pasien dalam beberapa bahasa, termasuk Bahasa Inggris, Mandarin, Arab, dan bahasa internasional lain.
Pendekatan ini penting karena hambatan kecil di meja pendaftaran atau saat konsultasi bisa berubah jadi masalah besar kalau pasien tak memahami alur layanan rumah sakit.
Hospital Director Mayapada Hospital Kuningan, dr. Deasy Sugesty, MARS, mengatakan kehadiran International Care Concierge menjadi bagian dari visi rumah sakit untuk menjadi mitra kesehatan tepercaya bagi komunitas global di Indonesia.
“Hal ini menginspirasi kami untuk menghadirkan International Care Concierge yang dirancang untuk memberikan pendampingan kesehatan lebih mudah, personal, dan terintegrasi bagi ekspatriat, diplomat, staf kedutaan, perwakilan organisasi internasional, beserta keluarganya yang membutuhkan akses layanan kesehatan berstandar internasional,” ujarnya.
Dampaknya bagi pasien, rumah sakit, dan ekosistem kesehatan
Soal dampak, layanan seperti ini bukan cuma memanjakan pasien kelas internasional. Ada efek lebih luas ke industri layanan kesehatan di perkotaan.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.