JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Bursa Efek Indonesia mencatat 16 emiten masuk jadwal pembagian dividen tunai Juli 2026, dengan nilai mulai dari Rp0,5 sampai Rp800 per saham. Pembayaran dijadwalkan berlangsung pada 10 sampai 31 Juli 2026.
Arus dividen ini jadi perhatian karena datang dari emiten papan atas hingga saham dengan imbal hasil yang agresif. Bagi investor ritel, jadwalnya menentukan satu hal sederhana: saham mana yang masih layak dikejar sebelum hak dividen hangus.
Dividen tunai Juli 2026 didominasi emiten besar
Di antara nama yang paling menonjol, Gudang Garam Tbk (GGRM) membagikan Rp800 per saham dengan total nilai sekitar Rp1,54 triliun. Pembayaran dijadwalkan pada 23 Juli 2026.
Duta Pertiwi Tbk (DUTI) juga masuk daftar besar dengan dividen Rp480 per saham atau total Rp888 miliar, yang akan cair pada 16 Juli 2026. Sementara itu, Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI) tercatat membagikan Rp950 per saham, atau sekitar Rp95.000 per lot, dengan yield 4,33 persen.
Untuk investor yang mengejar pendapatan tunai, angka-angka ini bukan sekadar angka di papan. Yield yang tinggi sering jadi daya tarik utama, apalagi jika harga saham belum bergerak terlalu jauh menjelang cum date. Tapi ruang geraknya sempit. Begitu ex date lewat, hak dividen ikut hilang untuk periode ini.
Jadwal pembayaran dividen 17 Juli 2026
Sejumlah emiten juga dijadwalkan mencairkan dividen pada 17 Juli 2026. Dua nama yang tercatat di daftar adalah BDKR dengan dividen Rp2,65 per saham dan PNBN sebesar Rp42 per saham. Meski nominalnya tak setinggi GGRM atau MKPI, jadwal ini tetap penting bagi investor yang mengejar pembayaran bertahap di pertengahan bulan.
Di pasar, jadwal semacam ini sering memicu pergerakan jangka pendek. Saham bisa ramai diburu menjelang cum date, lalu terkoreksi setelah ex date. Pola seperti ini sudah biasa. Yang berubah adalah besarnya minat, terutama saat emiten membagikan dividen dari laba yang kuat dan rasio pembagiannya tinggi.
| Emiten | Dividen per Saham | Total Dividen | Tanggal Bayar |
|---|---|---|---|
| GGRM | Rp800 | Rp1,54 triliun | 23 Juli 2026 |
| DUTI | Rp480 | Rp888 miliar | 16 Juli 2026 |
| MKPI | Rp950 | Rp95.000/lot | [ISI DATA DARI SUMBER] |
| BDKR | Rp2,65 | [ISI DATA DARI SUMBER] | 17 Juli 2026 |
| PNBN | Rp42 | [ISI DATA DARI SUMBER] | 17 Juli 2026 |

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.