JAKARTA, JOURNALARTA.COM – The St. Regis Jakarta jadi salah satu hotel mewah yang paling mencolok di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, dengan harga mulai Rp4,8 juta per malam dan layanan butler 24 jam. Hotel bintang lima ini menarget tamu bisnis dan pelancong yang mencari pengalaman menginap premium di pusat ibu kota.
Taruhannya jelas. Siapa pun yang memilih hotel ini bukan cuma membayar kamar, tetapi juga lokasi, layanan, dan fasilitas yang dirancang untuk serba praktis. Dari bandara hingga pusat bisnis, aksesnya memang dibuat untuk kelas atas. Tapi harga tinggi membuat pertanyaan yang sama selalu muncul: sebanding atau tidak?
Profil singkat The St. Regis Jakarta
| Keterangan | Detail |
|---|---|
| Lokasi | Jl. HR Rasuna Said Kav B/4, Kuningan, Jakarta Selatan |
| Dibuka | 2022 |
| Jumlah kamar | 280 kamar dan suite |
| Brand | Marriott International |
| Rating | 4,8/5 Tripadvisor, 9,3/10 Traveloka |
Hotel ini berada di area yang kerap disebut sebagai Golden Triangle Jakarta, diapit SCBD, Kuningan, dan Thamrin. Dari Bandara Soekarno-Hatta, perjalanan disebut memakan sekitar 45 menit dalam kondisi lalu lintas normal. Bagi tamu bisnis, posisi seperti ini punya nilai besar. Waktu perjalanan bisa dipangkas.
Lingkungan sekitarnya juga padat fasilitas. Grand Indonesia, Plaza Indonesia, serta sejumlah kantor kedutaan ada dalam jangkauan yang relatif dekat. Itu membuat hotel ini bukan cuma cocok untuk liburan, tapi juga untuk agenda pertemuan dan kunjungan kerja yang menuntut mobilitas tinggi.
Harga kamar The St. Regis Jakarta 2026
| Tipe kamar | Harga mulai | Catatan |
|---|---|---|
| Deluxe Room | Rp4.800.000/malam | Harga dapat berubah tergantung tanggal |
| Junior Suite | Rp9.600.000/malam | Termasuk sarapan dan WiFi |
| Presidential Suite | Rp16.000.000+/malam | Untuk kelas paling tinggi |
Paket menginap umumnya mencakup sarapan, WiFi di atas 25 Mbps, dan valet parking gratis. Ada juga shuttle bandara dengan tarif sekitar Rp620.000 sekali jalan. Angka itu tidak kecil, tapi masih sejalan dengan segmen hotel ultra-premium di Jakarta.
Di titik ini, efeknya terasa langsung ke pasar. Tamu yang mencari hotel bisnis biasa kemungkinan akan menganggap tarifnya terlalu tinggi. Namun bagi korporasi, tamu asing, atau pasangan yang mengejar pengalaman menginap mewah, hotel seperti ini menawarkan kepastian layanan dan efisiensi waktu. Dalam praktiknya, nilai jual hotel premium sering tidak berhenti di ranjang dan kamar mandi. Orang membayar ketenangan, privasi, dan kecepatan respon staf.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.