Sabtu, 18 Juli 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI

Saham Teknologi Anjlok! Cemas Belanja AI $725 Miliar Gak Balik Modal

saham tech anjlok ai spending
Saham Teknologi Anjlok! Cemas Belanja AI $725 Miliar Gak Balik Modal. Credit: Dok. JournalArta

Untuk Indonesia, dampaknya tidak selalu datang lewat jalur yang lurus. IHSG memang tidak bergerak seirama penuh dengan Wall Street, tetapi pasar modal lokal sangat peka pada arah dana asing dan sentimen sektor teknologi global. Saat saham teknologi AS melemah, investor regional biasanya menjadi lebih hati-hati menambah posisi di emiten digital berkapitalisasi besar.

Saham seperti DNET, MTDL, EXCL, MTEL, WIFI, dan DCII bisa ikut terseret sentimen bila investor menilai belanja infrastruktur digital akan melambat. Bukan karena bisnis mereka langsung buruk, melainkan karena pasar cenderung memotong valuasi dulu sebelum menunggu laporan kinerja berikutnya. Reaksi semacam ini sering muncul lebih cepat daripada perubahan fundamental itu sendiri.

Soal arus dana, data yang beredar menunjukkan asing masih net buy saham AS senilai 120,8 miliar dolar AS pada Mei. Namun bila rotasi keluar dari saham teknologi berlanjut, dana bisa mencari aset lain di pasar berkembang, termasuk Indonesia. Peluang ada. Tapi kalau koreksi berubah menjadi penurunan yang lebih dalam, emiten teknologi dalam negeri juga berisiko ikut kena tekanan valuasi.

Masih koreksi sehat atau awal masalah lebih besar

Sejauh ini pasar masih membaca koreksi ini sebagai penyesuaian sehat, bukan pecahnya gelembung. Alasannya, posisi hedge fund sudah lebih bersih dan penjualan paksa mulai mereda. Belanja AI pun belum berhenti, hanya jadi lebih selektif.

Titik uji berikutnya datang dari laporan keuangan para hyperscaler seperti Microsoft, Amazon, dan Alphabet. Pasar ingin melihat dua hal sekaligus: capex yang tetap naik dan sinyal bahwa belanja itu benar-benar menuju profit. Kalau salah satunya gagal muncul, tekanan ke saham teknologi AS bisa bertahan lebih lama, dan efeknya ke IHSG bakal ikut terasa di sesi perdagangan berikutnya.

Disclaimer: Artikel ini bukan ajakan jual atau beli saham. Investasi mengandung risiko dan keputusan tetap perlu disesuaikan dengan profil masing-masing.

Halaman:12Semua Halaman

(RE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda