Senin, 20 Juli 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI

7 Motor Listrik Dapat Subsidi Rp5 Juta Juli-Agustus 2026, Harga Mulai 12 Jutaan

7 Motor Listrik
7 Motor Listrik Dapat Subsidi Rp5 Juta Juli-Agustus 2026, Harga Mulai 12 Jutaan. Credit: Dok. JournalArta

JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Subsidi motor listrik Rp5 juta resmi mundur ke Juli-Agustus 2026. Pemerintah tetap menyiapkan kuota 100.000 unit pertama, meski jadwalnya bergeser sekitar satu bulan dari rencana awal.

Perubahan ini ikut menjaga ekspektasi pasar motor listrik di Indonesia. Dengan potongan Rp5 juta, harga sejumlah model bisa turun ke kisaran Rp12 jutaan, tergantung tipe dan kebijakan dealer.

Subsidi motor listrik Rp5 juta mundur satu bulan

Menurut pernyataan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa pada 26 Mei 2026, insentif kendaraan listrik masih ditunda satu bulan lagi. Untuk motor listrik, target penyaluran diarahkan ke Agustus 2026. Pemerintah disebut masih mematangkan perhitungan anggaran sebelum program ini dijalankan.

Artinya, calon pembeli yang menunggu harga lebih rendah perlu bersabar sedikit lebih lama. Di sisi industri, penundaan ini memberi ruang bagi pemerintah untuk menuntaskan skema anggaran, sementara dealer dan produsen menunggu kepastian daftar model yang masuk program.

Syarat subsidi motor listrik yang sudah disebut pemerintah

Dari bahan yang ada, program ini memuat beberapa syarat utama. Motor harus memiliki TKDN minimal 40 persen, diproduksi di Indonesia, dan masuk kuota 100.000 unit pertama. Satu KTP hanya berlaku untuk satu unit.

Skema itu penting karena menentukan siapa yang bisa mendapat potongan harga dan model mana yang berpeluang masuk. Pemerintah juga belum menutup kemungkinan penambahan kuota jika 100.000 unit awal habis terserap. Namun, hingga saat ini, daftar resmi dari Kemenperin baru disebut akan keluar pada Juli 2026.

Daftar motor yang diprediksi ikut program

Draf menyebut ada tujuh motor listrik yang diprediksi ikut program karena sudah memenuhi TKDN 40 persen atau lebih dan sudah dipasarkan di Indonesia. Harga setelah subsidi dihitung dari potongan Rp5 juta pada harga normal yang tercantum di bahan.

Merek & Tipe Harga Normal Harga Setelah Subsidi Jarak Tempuh
Gesits G1 Rp22,5 Juta Rp17,5 Juta 120 km
Viar Q1 Rp19,8 Juta Rp14,8 Juta 60 km
Selis E-Max Rp18,9 Juta Rp13,9 Juta 70 km
United T1800 Rp21,5 Juta Rp16,5 Juta 100 km
Smoot Tempur Rp17,5 Juta Rp12,5 Juta 60 km
Polytron Fox-R Rp24,5 Juta Rp19,5 Juta 130 km
Volta 401 Rp17,9 Juta Rp12,9 Juta 70 km

Catatan di bahan menyebut harga bisa berbeda di tiap dealer. Karena itu, angka setelah subsidi di tabel di atas mengikuti hitungan potongan Rp5 juta, bukan harga final yang sudah diumumkan pemerintah.

Cara klaim subsidi motor listrik nanti

Skema klaim juga sudah dijelaskan dalam draf. Pembeli datang ke dealer resmi yang terdaftar dalam program pemerintah, lalu membawa KTP dan KK untuk verifikasi 1 KTP 1 unit. Harga akan langsung dipotong Rp5 juta di invoice, sedangkan proses klaim ke pemerintah diurus oleh dealer.

Bagi pasar, mekanisme ini membuat subsidi lebih cepat terasa di harga akhir. Bagi pembeli, yang paling penting tinggal satu hal: menunggu pengumuman resmi dealer dan daftar model dari Kemenperin pada Juli 2026, karena dari sanalah kepastian pembelian akan dimulai.

(RE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda