Selasa, 21 Juli 2026 WIB
BREAKING
OLAHRAGA

Ryan Fox Juara The Open 2026: Catat Sejarah di Royal Birkdale

Ryan Fox Juara The Open 2026
Foto: Skysports

ROYAL BIRKDALE — Ryan Fox akhirnya menuntaskan penantian panjang Selandia Baru setelah memastikan gelar juara di The 154th Open. Pegolf berusia tersebut sukses menyegel titel major pertamanya melalui aksi dramatis pada lubang terakhir di Royal Birkdale, Minggu waktu setempat.

Fox tampil tenang di bawah tekanan tinggi. Ia mencatatkan skor akhir 68 di putaran final, unggul satu pukulan dari Cameron Young yang sempat memimpin dengan skor sembilan di bawah par. Kemenangan ini menjadikan Fox sebagai pegolf Selandia Baru pertama yang menjuarai ajang ini sejak Bob Charles pada 1963.

Drama Lubang Terakhir dan Mentalitas Juara

Laga final berlangsung bak sebuah roller-coaster. Cameron Young sempat memimpin di clubhouse setelah mencatatkan putaran impresif 64, memaksa Fox untuk tampil sempurna di lubang terakhir. Dalam situasi krusial, Fox mendaratkan bola di jarak 12 kaki dan sukses mengonversi birdie yang mengunci kemenangan dramatisnya.

“Semuanya gemetar. Saya bahkan tidak yakin bagaimana bisa memukul bola itu dengan lurus,” ungkap Ryan Fox seusai laga, dilansir dari Sky Sports. “Melihat trofi ini dari dekat, rasanya seperti mimpi yang jadi kenyataan. Saya hanya berusaha tetap agresif dan percaya pada kemampuan sendiri.”

Sebelum memastikan gelar, Fox sempat mengalami kendala dengan bogey di lubang kesembilan dan kesebelas. Namun, ia bangkit dengan mencetak dua birdie beruntun sejak lubang ke-13 yang membawanya kembali ke papan atas. Konsistensi inilah yang menjadi kunci kemenangannya di tengah ketatnya persaingan dengan pegolf papan atas lainnya.

Persaingan Sengit di Papan Atas

Sam Burns, yang sempat memimpin di 54 lubang, harus puas finis di peringkat ketiga dengan tertinggal dua pukulan. Sementara itu, pegolf unggulan lainnya seperti Tommy Fleetwood dan Scottie Scheffler harus berbagi tempat di posisi keempat.

Dinamika permainan sempat berubah saat Si Woo Kim sempat memuncaki papan skor di sembilan lubang pertama. Namun, pegolf asal Korea itu goyah di delapan lubang terakhir dengan mencatatkan empat bogey, membuatnya terlempar dari persaingan juara.

Di sisi lain, performa luar biasa Fox yang sebelumnya mencetak rekor 62 di babak ketiga diakui para analis sebagai fondasi mental yang krusial untuk menghadapi tekanan putaran final.

Bagi industri golf profesional, kemenangan Fox menambah daftar atlet Selandia Baru yang mampu menembus dominasi global di ajang major. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi catatan pribadi, tetapi juga menginspirasi pertumbuhan minat golf di kawasan Oseania.

Para penggemar kini menantikan aksi berikutnya di ajang 3M Open yang akan berlangsung di Minnesota mulai Kamis mendatang, melanjutkan rangkaian tur musim panas yang intens.

(AN)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda