Selasa, 21 Juli 2026 WIB
BREAKING
OLAHRAGA

Trump Canggung di Panggung Juara Dunia, Spanyol Beri Kode Mengusir

Trump Canggung di Panggung Juara Dunia, Spanyol Beri Kode Mengusir
Trump Canggung di Panggung Juara Dunia, Spanyol Beri Kode Mengusir. (Ilustrasi: AI)

NEW YORK — Momen kemenangan Spanyol di ajang Piala Dunia 2026 menyisakan drama tak terduga di atas podium. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menjadi sorotan setelah dinilai terlalu lama berada di tengah panggung saat penyerahan trofi juara, bahkan tampak enggan beranjak meski para pemain sudah bersiap melakukan selebrasi.

Pokok Peristiwa

Peristiwa ini bermula sesaat setelah Trump memberikan medali emas kepada skuad La Roja. Bersama Presiden FIFA Gianni Infantino, Trump turut membawa trofi ke hadapan gelandang Spanyol, Rodri. Namun, alih-alih segera meninggalkan area tersebut agar pemain bisa merayakan gelar juara mereka, Trump justru tetap berdiri di antara para pemain. Kondisi ini membuat suasana di atas panggung tampak canggung.

Berdasarkan laporan, Rodri sempat meletakkan tangannya di bahu Trump sembari memberikan dorongan halus ke sisi panggung. Upaya itu dilakukan agar sang pemimpin negara bergeser dari titik pusat.

Infantino yang berdiri tak jauh dari sana pun terlihat cukup gelisah, bahkan beberapa kali tampak berusaha mengarahkan Trump untuk keluar dari area foto dan selebrasi agar tim bisa menikmati momen emas mereka.

Konteks

Di sisi lain, publik Spanyol bereaksi keras terhadap kejadian tersebut. Sejumlah penggemar di Barcelona menyatakan kepada CBS News bahwa tindakan Trump yang terus berada di tengah kelompok pemain saat perayaan dianggap kurang sopan atau tidak menghormati momen sakral tim juara.

Kritik serupa juga muncul di media sosial, di mana banyak pihak menyoroti ketidaknyamanan para pemain Spanyol yang terpaksa berbagi ruang dengan sosok politisi di tengah perayaan kemenangan bersejarah mereka.

Kehadiran Trump di Piala Dunia memang menarik perhatian besar sepanjang turnamen. Sebagai presiden dari salah satu negara tuan rumah bersama Kanada dan Meksiko, ia terpantau menonton laga final dari kotak VIP. Sebelumnya, ia juga sempat terlibat dalam polemik kartu merah striker AS, Folarin Balogun, hingga menuai protes internasional meski akhirnya Amerika Serikat tersingkir.

Dampak dan Langkah Berikutnya

Kejadian di panggung final ini pun menjadi catatan tersendiri bagi kesuksesan organisasi Piala Dunia 2026.

Meski Infantino sebelumnya sempat memuji peran Trump dalam menyukseskan gelaran ini saat acara resepsi di Trump Tower, perilaku di atas panggung tetap menyisakan tanya bagi para pelaku sepak bola. Bagi Rodri, yang saat itu menjadi kapten dan pemain kunci, waktu menjadi sangat krusial.

Ia bahkan sempat menunggu sampai Trump benar-benar menjauh dari pusat perhatian sebelum akhirnya mengangkat trofi tinggi-tinggi ke angkasa diiringi letusan konfeti emas yang menandai puncak kejayaan Spanyol.

(AP)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda