JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Mencari alternatif investasi yang minim risiko namun dengan imbal hasil lebih tinggi dari tabungan? Deposito menjadi pilihan menarik di tahun 2026 ini, terutama dengan makin sengitnya persaingan bunga antarbank. Beberapa bank digital menawarkan bunga hingga 5,50% per tahun, dengan jaminan aman dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) hingga Rp2 miliar per nasabah per bank.
Perang bunga deposito ini membuka peluang bagi masyarakat untuk mengoptimalkan dana yang tidak terpakai dalam jangka pendek. Fleksibilitas tenor 1 bulan juga menjadi daya tarik utama, memungkinkan nasabah untuk melakukan pencairan dana setiap bulan tanpa khawatir bunga hangus jika ada kebutuhan mendadak. Namun, penting untuk memahami karakteristik deposito dan membandingkannya dengan instrumen lain.
Apa Itu Deposito?
Deposito adalah produk simpanan di bank yang memiliki jangka waktu tertentu, di mana dana yang disetorkan tidak dapat ditarik sebelum masa jatuh tempo. Imbalan utama dari deposito adalah bunga yang bersifat pasti, berbeda dengan tabungan yang bunganya umumnya lebih rendah. Deposito juga berbeda dari reksadana, terutama reksadana pasar uang, karena deposito tidak memiliki risiko penurunan nilai pokok.
Konsep keamanan dalam deposito diperkuat dengan adanya LPS, sebuah lembaga independen yang berfungsi melindungi simpanan nasabah. Jika terjadi kebangkrutan bank, LPS akan mengganti dana nasabah hingga batas maksimal Rp2 miliar per nasabah per bank, selama tingkat bunga yang diberikan bank tidak melebihi batas yang ditetapkan LPS (saat ini 5,5% untuk bank umum).
Daftar Deposito Bunga Tertinggi Juli 2026
Berikut adalah beberapa bank dengan penawaran bunga deposito tertinggi per Juli 2026, khususnya untuk tenor 1 bulan:
1. SeaBank: Bunga 5.50%
SeaBank menempati posisi teratas dengan bunga deposito 5,50% per tahun untuk tenor 1 bulan. Dengan setoran awal minimal hanya Rp1.000, SeaBank menawarkan kemudahan pembukaan rekening via aplikasi yang bisa diselesaikan dalam waktu 5 menit. Keunggulan utamanya adalah bunga paling tinggi di antara pesaingnya.
2. Bank Jago: Bunga 5.25%
Bank Jago menawarkan bunga deposito 5,25% per tahun untuk tenor 1 bulan. Setoran awal yang dibutuhkan adalah Rp1.000.000. Salah satu kelebihan Bank Jago adalah fitur ‘Kantong Deposito’ yang memungkinkan nasabah membuat banyak kantong deposito untuk berbagai tujuan keuangan.
3. Bank Neo Commerce (BNC): Bunga 5.00%
BNC memberikan bunga 5,00% per tahun untuk deposito tenor 1 bulan. Dengan setoran awal yang relatif kecil, yaitu Rp100.000, BNC cocok bagi nasabah yang ingin memulai deposito dengan modal terbatas.
4. Allo Bank: Bunga 4.75%
Allo Bank menawarkan bunga deposito 4,75% per tahun untuk tenor 1 bulan. Setoran awal minimal yang ditetapkan adalah Rp1.000.000. Allo Bank memiliki kelebihan integrasi dengan ekosistem AlloPay, memudahkan transaksi dan pengelolaan dana.
5. BCA: Bunga 4.50%
Sebagai bank konvensional terkemuka, BCA menawarkan bunga deposito 4,50% per tahun untuk tenor 1 bulan. Setoran awal yang dibutuhkan adalah Rp8.000.000. BCA dikenal dengan tingkat keamanan yang tinggi dan jaringan cabang yang luas, menjadikannya pilihan bagi prioritas keamanan dan aksesibilitas.
6. Mandiri: Bunga 4.25%
7. BNI: Bunga 4.25%
8. BRI: Bunga 4.25%
9. CIMB Niaga: Bunga 4.50%
10. OCBC: Bunga 4.75%
Tabel Perbandingan Deposito 1 Bulan
| Nama Bank | Bunga/Tahun | Setoran Awal | Jenis | Cocok Untuk |
|---|---|---|---|---|
| SeaBank | 5.50% | Rp1.000 | Digital | Kejar Bunga Tinggi |
| Bank Jago | 5.25% | Rp1.000.000 | Digital | Punya Banyak Tujuan |
| Neo+ | 5.00% | Rp100.000 | Digital | Modal Kecil |
| BCA | 4.50% | Rp8.000.000 | Konvensional | Keamanan #1 |
Tips Pilih Deposito 2026 Biar Gak Rugi
Memilih deposito yang tepat memerlukan pertimbangan cermat. Berikut beberapa tips agar tidak salah langkah:
1. Cek Penjaminan LPS: Pastikan deposito Anda dijamin oleh LPS. Batas maksimal penjaminan saat ini adalah Rp2 miliar per nasabah per bank, dengan tingkat bunga penjaminan maksimum 5,5% untuk bank umum. Deposito dengan bunga di atas batas ini tidak dijamin LPS.
2. Pilih Tenor 1 Bulan: Untuk fleksibilitas lebih, pilihlah tenor 1 bulan. Ini memungkinkan Anda untuk mencairkan dana setiap bulan jika ada kebutuhan mendadak tanpa terkena penalti bunga, atau memperpanjangnya jika dana masih belum akan terpakai.
3. Atur Auto Renewal ke ‘Off’: Nonaktifkan fitur perpanjangan otomatis (auto renewal). Langkah ini penting untuk menghindari dana Anda otomatis diperpanjang saat suku bunga pasar sedang turun, yang bisa mengakibatkan penurunan imbal hasil.
4. Pertimbangkan Bank Digital vs. Konvensional: Bank digital umumnya menawarkan bunga deposito yang lebih tinggi dengan proses yang lebih efisien melalui aplikasi. Sementara itu, bank konvensional seperti BCA, Mandiri, BNI, dan BRI unggul dalam hal jaringan cabang yang luas dan reputasi keamanan yang telah teruji.
Deposito vs. Reksa Dana Pasar Uang, Pilih Mana?
| Deposito | Reksa Dana Pasar Uang (RDPU) | |
|---|---|---|
| Bunga | Pasti (4.5% – 5.5%) | Fluktuatif (4.5% – 5.5%) |
| Risiko | Hampir 0% | Sangat Kecil |
| Pencairan | Tunggu jatuh tempo | 1 Hari Kerja |
| Cocok Untuk | Dana yang tidak dipakai 1 bulan | Dana Darurat |
Perbandingan di atas menunjukkan deposito ideal untuk dana yang pasti tidak akan terpakai dalam jangka waktu tertentu (misal 1 bulan), karena bunganya yang pasti dan risiko yang hampir nol. Sementara itu, RDPU lebih cocok untuk dana darurat karena fleksibilitas pencairan yang cepat (1 hari kerja), meskipun bunganya fluktuatif.
Memilih antara deposito di SeaBank dengan bunga 5,5% atau BCA yang unggul di keamanan adalah keputusan personal, tergantung prioritas masing-masing investor.
Catatan: Bunga bisa berubah. Cek aplikasi sebelum buka deposito

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.