Rabu, 22 Juli 2026 WIB
BREAKING
OLAHRAGA

Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Tapi Batal Bela Timnas di Piala AFF 2026

Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Tapi Batal Bela Timnas di Piala AFF 2026
Foto: Viva

SYDNEY — Status kewarganegaraan Indonesia akhirnya resmi disandang oleh penyerang muda, Luke Vickery. Setelah melalui serangkaian proses panjang, pemain milik Macarthur FC itu telah mengucapkan sumpah setia sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) pada 16 Juli 2026 di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Sydney. Prosesi krusial ini dipimpin langsung oleh Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas.

Kabar membahagiakan ini seharusnya menjadi angin segar bagi persiapan skuad Garuda. Direktorat Jenderal Imigrasi bahkan telah melakukan percepatan penerbitan paspor bagi pemain berusia 20 tahun tersebut sebagai dukungan penuh pemerintah terhadap prestasi olahraga nasional.

Namun, antusiasme suporter harus tertahan. Luke dipastikan batal bergabung dengan Timnas Indonesia untuk mengarungi Piala AFF 2026 mendatang.

Benturan Kalender dan Otoritas Klub

Impian melihat Luke berseragam Merah Putih dalam waktu dekat menemui jalan buntu. Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, terpaksa mencoret nama penyerang yang memiliki darah Indonesia dari garis keturunan neneknya tersebut. Alasannya klasik namun krusial dalam dunia sepak bola profesional: kebijakan klub.

Macarthur FC selaku pemilik sah Luke Vickery menolak melepas sang pemain. Penolakan ini terjadi karena turnamen Piala AFF 2026 tidak tercantum dalam kalender resmi FIFA. Dengan status tersebut, klub tidak memiliki kewajiban untuk memberikan izin kepada pemain agar bergabung dengan tim nasional.

John Herdman sendiri tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Bagi pelatih asal Inggris tersebut, Piala AFF seharusnya menjadi panggung ideal bagi Luke untuk beradaptasi dengan atmosfer internasional bersama skuad Garuda. Herdman bahkan sudah menjalin komunikasi intensif dengan sang pemain jauh sebelum proses naturalisasi rampung.

Langkah Strategis Jangka Panjang

Meskipun absen di Piala AFF, kepastian Luke Vickery menjadi WNI tetap dipandang sebagai langkah krusial bagi regenerasi Timnas Indonesia. Pemain yang mahir bermain sebagai winger maupun striker ini diproyeksikan masuk dalam rencana jangka panjang tim nasional.

Percepatan administrasi yang dilakukan pemerintah menegaskan bahwa proyeksi Luke bukan sekadar untuk ajang jangka pendek, melainkan bagian dari pembangunan kekuatan tim masa depan.

Bagi suporter, kabar ini menjadi pengingat bahwa proses transisi pemain keturunan sering kali dihadapkan pada kendala birokrasi klub yang berada di luar jangkauan federasi. Keberhasilan mendapatkan paspor Indonesia adalah keberhasilan utama, sementara debut Luke Vickery di lapangan hijau Indonesia hanyalah masalah waktu yang tepat untuk menunggu agenda FIFA yang lebih resmi.

Situasi ini pun memberikan tantangan tersendiri bagi John Herdman dalam meracik komposisi pemain di Piala AFF 2026. Sang pelatih kini harus mengandalkan kedalaman skuad yang ada untuk menjaga performa Garuda di tengah persaingan Asia Tenggara yang kian kompetitif.

(AG)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda