Sabtu, 25 Juli 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

Keamanan akun Namecheap Dipersoalkan usai Password Diubah

Keamanan akun Namecheap saat akses akun domain berubah
Ilustrasi keamanan akun Namecheap dan risiko pengambilalihan domain. (Ilustrasi: AI)

JAKARTA — Keamanan akun Namecheap dipersoalkan setelah seorang pengguna mengaku password dan alamat email di akunnya diubah hanya karena ada pihak ketiga yang menelepon dukungan pelanggan. Dalam pengakuan yang beredar, perubahan itu terjadi tanpa verifikasi atau validasi yang memadai.

Kisah ini langsung menyorot satu hal yang sangat sensitif bagi pemilik domain: akses bisa berpindah hanya lewat percakapan telepon. Pengguna itu menyebut pihak yang menelepon adalah pemimpin klub kampus baru yang ngotot meminta akses ke domain yang sebenarnya terdaftar atas nama dan alamat dirinya.

Perubahan akun terjadi setelah telepon ke dukungan Namecheap

Menurut sumber yang dibagikan, pemimpin klub tersebut akhirnya berhasil meyakinkan tim dukungan Namecheap bahwa domain itu milik klubnya. Setelah itu, Namecheap disebut mengganti password dan email yang terhubung ke akun. Semua itu terjadi, kata pengakuan tersebut, “just because someone simply asked nicely on a phone call.”

Pernyataan itu membuat masalahnya terasa lebih besar daripada sekadar salah paham administratif. Nama, alamat, dan kepemilikan domain tampaknya belum cukup menjadi penghalang ketika pihak ketiga mengajukan permintaan yang meyakinkan. Di sisi lain, sumber yang sama menyebut Namecheap sebenarnya sempat mampu menelepon balik untuk memverifikasi tiket dukungan awalnya.

Kontrasnya ada di situ. Saat nama pemilik asli perlu diverifikasi, Namecheap bisa menghubungi langsung. Tapi ketika ada orang lain datang dengan klaim akses, verifikasi itu justru tampak longgar.

Risiko besar bagi pemilik domain dan organisasi kecil

Sumber itu menolak menyebut kejadian ini sekadar social engineering. “I’d hesitate to even call this social engineering. It’s clearly a massive vulnerability,” begitu kutipannya. Ia juga mengatakan telah memindahkan “a dozen” domain paling kritisnya dari Namecheap setelah melihat betapa mudahnya sebuah akun diambil alih oleh pihak ketiga.

Di titik ini, isu yang muncul bukan cuma soal satu akun pribadi. Klub mahasiswa, komunitas, organisasi kecil, sampai usaha yang menyimpan domain penting di satu registrar bisa terkena dampaknya. Kalau akses bisa berubah hanya karena telepon, maka siapa pun yang punya kepentingan atas domain perlu menata ulang cara mereka menyimpan kontrol, histori kepemilikan, dan kanal pemulihan akun.

Halaman:12Semua Halaman

(PE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda