Program ini mensyaratkan peserta WNI yang punya NIK. Syarat lainnya, lulusan D3 atau S1 dengan masa lulus maksimal 1 tahun. Fresh graduate dan difabel mendapat prioritas dalam program ini.
Untuk benefit, peserta akan menerima uang saku Rp3,5 juta – Rp6 juta per bulan sesuai UMP. Durasi magang berlangsung 6 bulan dan disertai mentor. Setelah selesai, peserta memperoleh sertifikat resmi dari Kemnaker. Program ini juga membuka peluang kerja tetap di perusahaan mitra bagi peserta yang dinilai sesuai kebutuhan.
Dari sisi dampak, skema ini cukup penting bagi lulusan baru yang belum punya pengalaman kerja. Mereka tidak hanya mendapat tempat magang, tetapi juga penghasilan bulanan dan akses ke jaringan perusahaan mitra. Di saat pasar kerja makin ketat, jalur seperti ini jadi pintu masuk yang realistis untuk mulai membangun rekam jejak profesional.
Tips agar peluang lolos lebih besar
Seleksi awal akan terasa cepat jika profil peserta rapi. CV yang menyesuaikan kata kunci lowongan punya peluang lebih baik terbaca relevan oleh perusahaan. Untuk formasi humas, misalnya, kata kunci seperti Manajemen Medsos bisa membantu menampilkan kecocokan keterampilan.
Langkah lain, jangan menunggu mendekati tenggat. Batch 1 memakai sistem first come first serve, sehingga waktu pendaftaran ikut menentukan peluang. Notifikasi juga perlu terus aktif karena perusahaan dapat langsung memanggil interview lewat dashboard. Jika semua data sudah siap, peserta tinggal memantau proses sampai pengumuman 7 Agustus 2026.
Dengan jadwal yang sudah ditetapkan, situs resmi menjadi satu-satunya rujukan untuk mengikuti tahapan berikutnya. Perubahan status akun, lowongan baru, dan pengumuman seleksi akan bergerak dari sana, bukan dari tautan sebaran di luar kanal Kemnaker.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.