Sabtu, 25 Juli 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

25 Perusahaan Teknologi Desak Pemerintah AS Dukung Open Weight AI

25 Perusahaan Teknologi Desak Pemerintah AS Dukung Open Weight AI
25 Perusahaan Teknologi Desak Pemerintah AS Dukung Open Weight AI

JAKARTA — Sebanyak 25 perusahaan teknologi, organisasi industri, dan firma modal ventura secara resmi mengirimkan surat terbuka kepada pemerintah Amerika Serikat pada Jumat lalu. Mereka mendesak para pembuat kebijakan untuk memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan model open weight AI.

Langkah ini muncul di tengah pengawasan ketat pemerintah AS terhadap ekosistem kecerdasan buatan. Surat sepanjang hampir seribu kata tersebut secara implisit meminta otoritas agar tidak membiarkan kendali pasar AI terpusat hanya pada segelintir raksasa seperti Anthropic, Google, dan OpenAI.

Menariknya, ketiga perusahaan yang disebutkan tersebut justru tidak turut membubuhkan tanda tangan dalam surat itu.

Dorongan Inovasi dan Keamanan

Daftar penandatangan mencakup nama-nama besar di industri teknologi, termasuk Dell, IBM, Meta, Microsoft, Mistral, Mozilla, Nvidia, hingga Palantir. Para penandatangan berargumen bahwa model open weight—yang memungkinkan pengguna mengunduh dan menjalankan model pada infrastruktur mandiri—sangat krusial untuk menjaga daya saing ekonomi, kepercayaan pelanggan, serta keamanan AI itu sendiri.

CEO Nvidia, Jensen Huang, menegaskan dukungannya melalui pernyataan publik. Menurutnya, model terbuka dapat memperkuat aspek keamanan siber, mempercepat inovasi, dan memungkinkan kedaulatan teknologi. Huang menyebut dunia saat ini membutuhkan kombinasi antara model tertutup yang canggih dan model terbuka yang dapat diakses luas.

Pendapat serupa disampaikan oleh CEO OpenUK, Amanda Brock. Ia menilai bahwa pengelolaan risiko keamanan akan jauh lebih efektif jika dilakukan secara transparan dan kolaboratif. “Seluruh perangkat lunak dan AI pasti memiliki celah keamanan, namun kita akan lebih baik dalam mengelolanya secara terbuka,” ujar Brock sebagaimana dilaporkan The Register.

Sikap Pelaku Industri

Kehadiran Microsoft dalam daftar penandatangan menjadi sorotan tersendiri. Mengingat sejarah perusahaan tersebut yang dahulu pernah berseberangan dengan gerakan perangkat lunak terbuka, keterlibatan mereka kini dinilai sebagai bentuk evolusi pemahaman terhadap kekuatan teknologi kolaboratif.

Sementara itu, CEO OpenAI Sam Altman menanggapi surat tersebut dengan menyatakan bahwa dirinya tidak keberatan dengan keberadaan model terbuka, selama model berpemilik tetap mendapatkan ruang untuk berkembang.

Namun, pandangan ini sempat menuai diskusi setelah Dean Ball, kepala strategi masa depan OpenAI, sempat melontarkan komentar mengenai risiko dominasi model open weight yang disamakan dengan “komunisme AI”.

Bagi pelaku industri di Indonesia, perdebatan ini menunjukkan pergeseran pola pikir global mengenai standarisasi teknologi. Dukungan terhadap ekosistem terbuka dipandang sebagai jalan bagi pemerataan inovasi yang tidak hanya menguntungkan segelintir korporasi, melainkan memberikan akses lebih luas ke berbagai sektor industri di seluruh dunia.

(AN)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda