Senin, 27 Juli 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

Bandara Gatwick London Hadirkan Layanan Parkir Robot Otonom

Bandara Gatwick London Hadirkan Layanan Parkir Robot Otonom
Bandara Gatwick London Hadirkan Layanan Parkir Robot Otonom

Bandara Gatwick di London resmi mengubah wajah area parkir mereka lewat kehadiran robot otonom. Teknologi ini menjadi yang pertama kalinya dioperasikan di Inggris untuk memangkas durasi penumpang mencari tempat parkir yang kosong.

Kini, Anda tidak perlu lagi memutar kemudi berkali-kali hanya untuk mencari slot kosong di gedung parkir yang penuh sesak. Cukup arahkan kendaraan ke kabin khusus yang tersedia di dekat South Terminal, lakukan pemindaian bukti pemesanan, dan tinggalkan mobil Anda di sana. Kuncinya tetap di tangan pemilik. Praktis.

Teknologi Robot Pengatur Parkir

Sistem ini merupakan hasil kerja sama dengan Stanley Robotics, perusahaan asal Prancis yang sudah malang melintang di berbagai bandara internasional. Cara kerjanya cukup cerdas. Setelah pengemudi keluar dari kabin, sebuah robot otonom akan meluncur tenang menuju kolong mobil.

Robot itu mengangkat bagian ban dengan presisi, lalu menggendong kendaraan menuju area penyimpanan yang aman dan tertutup bagi publik.

Bukan sekadar memindahkan mobil, sistem ini terintegrasi langsung dengan data penerbangan penumpang. Saat Anda memesan layanan parkir, sistem otomatis mencatat jadwal kepulangan Anda. Robot akan memastikan mobil sudah terparkir kembali di kabin pengambilan tepat saat Anda mendarat dan berjalan keluar terminal. Tidak ada lagi drama mencari posisi mobil di barisan lantai parkir yang rumit.

Oli Bedford, selaku Head of Airport Access, Marketing and Commercial Products Bandara Gatwick, menyebut inovasi ini sebagai lompatan besar bagi kenyamanan pengguna bandara. Ia menekankan bahwa penumpang mendapatkan ketenangan pikiran yang lebih baik. Anda tidak perlu was-was menitipkan kunci kepada petugas valet konvensional. Semuanya dikendalikan mesin yang sudah terprogram secara ketat.

Efisiensi Lahan yang Maksimal

Robot tidak hanya soal gaya atau kemudahan. Ada kalkulasi matematis yang menguntungkan pihak pengelola bandara di balik kehadiran mesin-mesin ini. Karena robot memarkir kendaraan dengan tingkat akurasi yang jauh melampaui kemampuan pengemudi manusia, jarak antar mobil bisa dibuat lebih rapat.

Kondisi ini memungkinkan Gatwick memaksimalkan kapasitas area parkir yang terbatas tanpa harus membongkar lahan atau membangun gedung baru. Ruang yang sempit menjadi sangat efisien. Bagi pihak bandara, ini adalah jawaban atas tantangan kepadatan yang terus meningkat seiring lonjakan volume penumpang setiap tahunnya.

CEO Stanley Robotics, Clément Boussard, menuturkan bahwa proyek di Gatwick menjadi tonggak penting bagi perusahaannya. Mereka ingin membuktikan bahwa teknologi otonom bukan sekadar tren, melainkan solusi logistik yang mumpuni untuk infrastruktur transportasi yang sibuk.

Catatan Penting bagi Calon Pengguna

Bagi calon pengguna, ada satu aturan wajib yang harus diingat: pemesanan harus dilakukan sebelum kedatangan. Fasilitas ini tidak melayani sistem *walk-in* atau kedatangan mendadak di lokasi. Semua sudah diatur berdasarkan daftar tunggu dan kapasitas kabin yang dipesan.

Bagaimana jika ada barang penting yang tertinggal di dalam mobil? Tenang saja. Meski kendaraan sudah dibawa robot ke area penyimpanan, pihak Gatwick tetap menyiagakan petugas di lokasi.

Mereka siap membantu jika sewaktu-waktu ada kebutuhan mendesak untuk mengambil kembali barang dari dalam mobil yang sudah terparkir. Langkah ini menjadi prosedur standar agar operasional tetap berjalan mulus namun tidak mengabaikan kebutuhan darurat penumpang.

Sejauh ini, layanan tersebut baru tersedia bagi penumpang yang berangkat melalui South Terminal. Ke depannya, keberhasilan sistem robotik ini di Gatwick kemungkinan besar akan menentukan apakah teknologi serupa akan diperluas ke terminal lainnya di bandara tersebut.

(PE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda