Selasa, 28 Juli 2026 WIB
BREAKING
HUKUM KRIMINAL

Andrew dan Tristan Tate Tetap Ditahan Selama Proses Ekstradisi

Andrew dan Tristan Tate Tetap Ditahan Selama Proses Ekstradisi
Andrew dan Tristan Tate Tetap Ditahan Selama Proses Ekstradisi

MIAMI — Andrew dan Tristan Tate harus kembali bersabar di balik jeruji besi. Hakim federal memutuskan bahwa dua tokoh media sosial tersebut akan tetap berada dalam tahanan setidaknya selama dua pekan ke depan. Keputusan ini diambil seiring berlanjutnya proses hukum terkait upaya ekstradisi mereka ke Inggris atas berbagai tuduhan serius, termasuk pemerkosaan dan perdagangan seks.

Hakim magistrat Amerika Serikat, Lauren Louis, menjadwalkan sidang penahanan lanjutan pada 13 Agustus mendatang.

Sidang tersebut menjadi krusial untuk menentukan apakah Andrew dan Tristan Tate diperbolehkan menghirup udara bebas atau harus terus menjalani masa tahanan selama proses ekstradisi yang diprediksi memakan waktu berbulan-bulan.

Sejak penangkapan pada 18 Juli, keduanya hingga kini masih mendekam di penjara Miami.

Sengketa Hukum Lintas Negara

Kasus ini menambah panjang daftar permasalahan hukum yang melibatkan kakak-beradik Tate di kancah internasional, mulai dari Amerika Serikat, Inggris, hingga Rumania. Kuasa hukum Andrew dan Tristan Tate, Joseph McBride, menyatakan keberatan atas penahanan kliennya.

Pihak pembela menuntut pemerintah Amerika Serikat untuk menyerahkan seluruh dokumen bukti yang diajukan oleh otoritas Inggris sebagai dasar penangkapan mereka.

McBride menyebut tuduhan tersebut tidak memiliki dasar kuat selain dari klaim pihak penuntut. Dalam pandangannya, kasus ini hanyalah sebatas perbedaan pernyataan antara pihak pengadu dan kliennya. Di sisi lain, jaksa AS Alejandra Lopez mengungkapkan bahwa Inggris memiliki batas waktu hingga pertengahan September untuk menyerahkan seluruh materi bukti kepada Departemen Luar Negeri AS.

Jackie Perczek, pengacara lain bagi keduanya, menegaskan bahwa kliennya bukanlah risiko pelarian.

Ia memberikan argumen bahwa selama tiga tahun terakhir, Andrew dan Tristan Tate tetap kembali ke Rumania setiap bulan meski saat itu mereka juga tengah menghadapi tuduhan eksploitasi seksual di negara tersebut.

Menurut Perczek, perilaku mereka yang tetap melakukan perjalanan ke berbagai negara dan rutin kembali ke Rumania membuktikan bahwa mereka tidak berniat melarikan diri dari jeratan hukum.

Daftar Tuduhan di Inggris

Tuduhan yang menjerat keduanya di Inggris mencakup rentang waktu dari 2010 hingga 2017.

Jaksa di Inggris menjelaskan bahwa terdapat empat korban baru yang melaporkan tindak pidana berupa pemerkosaan, penyerangan, perdagangan orang, hingga pelanggaran terkait gambar tidak senonoh anak dan pornografi ekstrem.

Sebelumnya, mereka juga telah dituduh atas kasus serupa dengan tiga korban berbeda di Inggris antara 2012 dan 2015.

Dampak dari proses hukum ini cukup signifikan bagi para pengikut mereka di dunia maya. Selama ini, Andrew dan Tristan Tate dikenal sebagai sosok yang kontroversial karena sering mengunggah konten mengenai kekayaan, dominasi pria, dan pandangan yang dianggap misoginis.

Pihak Tate berulang kali menepis semua tuduhan tersebut, dengan alasan bahwa pernyataan-pernyataan mereka kerap diambil di luar konteks atau sekadar lelucon.

Saat ini, dunia internasional masih menunggu perkembangan sidang pada Agustus nanti untuk melihat ke mana arah kelanjutan nasib hukum kedua bersaudara tersebut.

(AG)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda