Rabu, 29 Juli 2026 WIB
BREAKING
OLAHRAGA

Perbandingan Sejarah AFF U-19 dengan Turnamen Usia Muda Lain

kolase trofi berbagai turnamen sepak bola usia muda dunia: AFF U-19, AFC U-20 Asian Cup, UEFA U-19, CONMEBOL Sub-20, dan
Perbandingan Sejarah AFF U-19 dengan Turnamen Usia Muda Lain. Credit: Dok. JournalArta

JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Turnamen AFF U-19 Youth Championship telah menjadi panggung utama bagi tim-tim muda sepak bola Asia Tenggara selama lebih dari dua dekade. Namun, di panggung kompetisi internasional, ajang yang diselenggarakan oleh ASEAN Football Federation (AFF) ini memiliki posisi, sejarah, dan fungsi yang sangat berbeda dibanding kompetisi usia muda setingkat di benua lain, apalagi acara puncak FIFA.

Jika ditelisik dari sisi historis, cakupan wilayah, hingga peran kualifikasi, AFF U-19 menempati jenjang yang unik. Ini bukan sekadar kompetisi biasa, melainkan fondasi utama pembinaan yang melahirkan talenta andalan kawasan ASEAN, sebelum mereka melangkah ke tingkat yang lebih tinggi.

Jejak Sejarah AFF U-19: Berusia 24 Tahun dengan Perubahan Kategori Usia

AFF U-19 pertama kali bergulir pada tahun 2002 dengan nama awal AFF U-20 Youth Championship. Setahun berselang, AFF sempat menggelar edisi khusus kategori U-18, sebelum akhirnya pada tahun 2008 secara permanen menurunkan batas usia menjadi U-19. Perubahan ini mengikuti kebijakan yang saat itu diberlakukan oleh induk sepak bola Asia (AFC).

Anehnya, saat AFC kemudian menaikkan kembali standar usia kompetisinya menjadi U-20 pada tahun 2023, yang kini dikenal sebagai AFC U-20 Asian Cup, AFF memilih bertahan dengan kategori U-19 hingga saat ini. Ini menciptakan selisih satu tahun usia antara turnamen kawasan dengan turnamen benua yang menjadi rujukan utamanya.

Sepanjang sejarahnya, turnamen Perbandingan sejarah AFF U-19 dengan turnamen usia muda lainnya ini didominasi dua kekuatan: Thailand sebagai raksasa tradisional ASEAN dan Australia, yang bergabung ke kompetisi AFF sejak 2013 dan langsung tancap gas dengan kualitas pemain yang mayoritas berlatih di Eropa. Dominasi keduanya baru pecah saat Timnas Indonesia U-19 berhasil juara pada edisi 2024 di Palembang, Sumatera Selatan.

Tabel Perbandingan Utama Antar Turnamen Usia Muda

Berikut perbandingan menyeluruh antara AFF U-19 dengan turnamen usia muda utama di tingkat benua dan dunia, menunjukkan perbedaan mendasar:

Nama Turnamen Tahun Didirikan Riwayat Perubahan Nama & Usia Frekuensi Tingkat Status Kualifikasi Resmi Juara Terbanyak
AFF U-19 2002 • 2002–2007: U-20
• 2008–sekarang: U-19
Tahunan → Dua tahunan (pasca-2022) Sub-regional (ASEAN) ❌ Bukan jalur kualifikasi resmi Thailand & Australia (masing-masing 5–6 gelar)
UEFA U-19 EURO 1948 (tertua) • 1948–1979: Turnamen Remaja Eropa U-18
• 1980–2001: UEFA U-18
• 2002–sekarang: U-19
Tahunan Benua (Eropa) ✅ Lolos ke FIFA U-20 World Cup Spanyol (10–12 gelar)
CONMEBOL Sub-20 1954 • 1954–1975: Kejuaraan Remaja Amerika Selatan U-19
• 1977–sekarang: U-20
Dua tahunan Benua (Amerika Selatan) ✅ Lolos ke FIFA U-20 World Cup Brasil (13 gelar)
AFC U-20 Asian Cup 1959 • 1959–2007: Kejuaraan Remaja Asia U-19
• 2008–2022: AFC U-19
• 2023–sekarang: U-20
Dua tahunan Benua (Asia & Australia) ✅ 4 tim teratas lolos Piala Dunia U-20 Korea Selatan (12 gelar)
FIFA U-20 World Cup 1977 • 1977–2005: Kejuaraan Remaja Dunia FIFA
• 2007–sekarang: FIFA U-20 World Cup
Dua tahunan Dunia Puncak kompetisi U-20 Argentina (6 gelar)
CAF U-20 AFCON 1979 • 1979–2014: Kejuaraan Remaja Afrika
• 2015–sekarang: Piala Afrika U-20
Dua tahunan Benua (Afrika) ✅ Lolos ke FIFA U-20 World Cup Nigeria (7 gelar)
FIFA U-17 World Cup 1985 • 1985–1989: U-16
• 1991–2006: U-17
• 2007–sekarang: Tetap U-17
Dua tahunan → Tahunan (mulai 2025) Dunia Puncak kompetisi U-17 Nigeria (5 gelar)
Halaman:12Semua Halaman

(RE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda