JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Timnas Indonesia dipastikan lolos ke Piala Asia 2027 yang akan digelar di Arab Saudi. Berdasarkan hasil perhitungan ranking FIFA per 1 April 2026, skuad Garuda menempati Pot 4 dalam undian fase grup nanti. Penentuan pot ini menjadi krusial karena akan sangat memengaruhi lawan-lawan yang dihadapi Indonesia di turnamen tersebut.
Masuknya Indonesia di Pot 4 berarti Tim Merah Putih berpotensi besar menghadapi tim-tim raksasa Asia di fase grup. Undian atau drawing Piala Asia 2027 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 11 April 2026 di Riyadh, Arab Saudi. Berikut adalah tiga skenario ‘Grup Neraka’ yang bisa menanti Timnas Indonesia.
Pembagian Pot Drawing Piala Asia 2027
Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menggunakan empat pot berdasarkan peringkat FIFA tim peserta. Arab Saudi otomatis menempati Pot 1 sebagai negara tuan rumah. Berikut pembagian potnya:
| Pot | Tim Unggulan |
|---|---|
| Pot 1 | Jepang, Iran, Korea Selatan, Australia, Qatar, Arab Saudi |
| Pot 2 | Irak, Uzbekistan, Uni Emirat Arab (UEA), Yordania, Bahrain, Oman |
| Pot 3 | China, Suriah, Vietnam, Palestina, Kyrgyzstan, India |
| Pot 4 | Indonesia, Tajikistan, Thailand, Malaysia, Hong Kong, Lebanon |
Tiga Skenario Grup Neraka Timnas Indonesia
1. Grup Neraka Versi “Raksasa Asia”
Skenario terberat menempatkan Indonesia bersama kekuatan utama sepak bola Asia: Jepang, Iran, dan Irak. Jepang, yang telah empat kali menjuarai Piala Asia dan saat ini menduduki peringkat teratas di Asia, jelas menjadi lawan yang sangat tangguh. Iran juga dikenal sebagai mesin gol dengan kekuatan fisik dan teknik di atas rata-rata.
Sementara itu, Irak seringkali menjadi batu sandungan bagi tim-tim ASEAN, bahkan pernah menjadi juara pada edisi 2007. Di grup ini, Timnas Indonesia harus berjuang keras mencuri poin, setidaknya dari Irak, untuk membuka peluang lolos sebagai salah satu peringkat tiga terbaik.
2. Grup Neraka Versi “Tim Timur Tengah”
Skenario kedua adalah menghadapi tim-tim tangguh dari kawasan Timur Tengah: Korea Selatan, Qatar, dan Uni Emirat Arab (UEA). Korea Selatan datang dengan kekuatan kecepatan, fisik, dan pengalaman di kancah Piala Dunia. Qatar adalah juara bertahan dua edisi berturut-turut (2019 dan 2023), menunjukkan dominasi mereka baru-baru ini.
UEA, sebagai tuan rumah Piala Asia 2019, juga dikenal dengan permainan cepat dan teknisnya. Bertarung di grup ini akan menjadi tantangan besar, tidak hanya dari segi kualitas lawan tetapi juga adaptasi dengan cuaca dan gaya permainan khas Timur Tengah yang mungkin kurang familiar bagi beberapa pemain.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.