JAKARTA, JOURNALARTA.COM – PT Pertamina (Persero) telah resmi menurunkan harga sejumlah jenis bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi per 1 Juli 2026. Penyesuaian harga ini masih berlaku hingga hari ini, 29 Juli 2026, membawa kabar baik bagi para pengguna kendaraan, terutama yang memakai BBM dengan oktan tinggi.
Kebijakan penurunan harga ini mempertimbangkan dinamika harga minyak mentah dunia, nilai tukar rupiah, serta daya beli masyarakat. Penyesuaian terkini membuat beberapa varian BBM Pertamina kini lebih terjangkau, di tengah upaya menjaga stabilitas ekonomi.
Harga BBM Pertamina Wilayah Jawa-Bali-NTB-NTT
Berikut adalah rincian harga BBM Pertamina per liter yang berlaku untuk wilayah Jawa-Bali-NTB-NTT, efektif sejak 1 Juli 2026 dan masih berlaku hingga 29 Juli 2026 pukul 08:00 WIB:
| Jenis BBM | Harga Per Liter | Keterangan |
|---|---|---|
| Pertalite RON 90 | Rp10.000 | Subsidi, Tetap |
| Biosolar Subsidi | Rp6.800 | Subsidi, Tetap |
| Pertamax RON 92 | Rp16.250 | Nonsubsidi, Tetap |
| Pertamax Green 95 | Rp17.000 | Nonsubsidi, Tetap |
| Pertamax Turbo RON 98 | Rp19.300 | TURUN Rp1.450 |
| Dexlite CN 51 | Rp19.700 | TURUN Rp3.300 |
| Pertamina Dex CN 53 | Rp21.150 | TURUN Rp3.650 |
Harga BBM Pertamina Wilayah Sumatera Selatan – Palembang
Untuk konsumen di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, berikut adalah daftar harga BBM Pertamina yang berlaku:
| Jenis BBM | Harga Per Liter |
|---|---|
| Pertalite RON 90 | Rp10.000 |
| Biosolar Subsidi | Rp6.800 |
| Pertamax RON 92 | Rp16.650 |
| Pertamax Turbo RON 98 | Rp19.750 |
| Dexlite CN 51 | Rp20.150 |
| Pertamina Dex CN 53 | Rp21.650 |
Perlu dicatat, harga BBM di setiap daerah dapat bervariasi karena perbedaan biaya distribusi yang mempengaruhi penetapan harga akhir di SPBU.
Penyebab Penurunan Harga BBM Nonsubsidi
Penyesuaian harga BBM nonsubsidi ini, menurut VP Corporate Communication Pertamina, didasari oleh tiga faktor utama. Pertama, tren penurunan harga minyak dunia yang memberikan ruang bagi penyesuaian. Kedua, fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang berpengaruh pada biaya impor minyak.
Ketiga, Pertamina juga mempertimbangkan daya beli masyarakat sebagai bagian dari evaluasi berkala. Untuk Pertamax RON 92 dan Pertamax Green 95, harganya tetap stabil lantaran baru mengalami kenaikan pada 10 Juni 2026, sehingga belum ada perubahan di periode kali ini.
Strategi Hemat BBM 2026
Dengan adanya perubahan harga ini, ada beberapa tips yang bisa diterapkan untuk menghemat pengeluaran BBM. Jika kendaraan Anda memiliki rasio kompresi tinggi dan memerlukan BBM oktan tinggi, Pertamax Turbo bisa menjadi pilihan yang lebih ekonomis dengan penurunan harga Rp1.450 per liter.
Selain itu, mengisi bahan bakar pada pagi atau sore hari dapat membantu mengurangi penguapan, sehingga volume BBM yang diterima lebih optimal. Konsumen juga disarankan untuk secara rutin memeriksa aplikasi MyPertamina untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai harga, lokasi SPBU terdekat, dan potensi promo yang sedang berlangsung.
Artikel ini akan terus diperbarui jika ada perubahan harga BBM Pertamina di kemudian hari, mengingat penyesuaian harga umumnya dilakukan setiap awal bulan.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.