JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Hyundai kembali menggebrak pasar otomotif dengan memperkenalkan Hyundai Neira Electric MPV Concept di Indonesia Motor Show 2026. Mobil konsep ini menjadi MPV listrik tiga baris pertama dari Hyundai yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan konsumen di kawasan ASEAN. Neira digadang-gadang akan menjadi jawaban bagi keluarga modern yang mencari kendaraan ramah lingkungan, lapang, dan berteknologi canggih.
Neira Electric MPV tampil futuristik dengan desain boxy yang mengingatkan pada Staria, namun dalam dimensi yang lebih kompak. Tampilannya khas kendaraan listrik Hyundai dengan lampu Pixel LED yang inovatif, dipadukan DRL memanjang di bagian depan. Velg berukuran 19 inci dan gagang pintu model flush tak hanya menambah estetika modern, tetapi juga meningkatkan aerodinamika.
Desain Luas dan Fungsional Hyundai Neira
Konsep utama Hyundai Neira berpusat pada “Space, Flexibility, dan Zero Emission”. Kendaraan ini dirancang untuk menampung 7 hingga 8 penumpang dengan kapasitas kabin yang sangat lega, ideal untuk keluarga besar di Indonesia. Detail desain interior memang belum sepenuhnya diungkap, namun fokus pada ruang dan fleksibilitas menjadi daya tarik utama.
Penggunaan platform E-GMP yang telah terbukti pada model-model sukses seperti IONIQ 5 dan IONIQ 6 memberikan harapan besar terhadap performa dan efisiensi Neira. Platform ini dikenal karena arsitektur kelistrikannya yang canggih, memungkinkan pengisian daya super cepat dan penempatan baterai yang optimal untuk keseimbangan kendaraan.
Bocoran Spesifikasi dan Performa Baterai
Meskipun masih dalam tahap konsep, beberapa bocoran spesifikasi teknis Hyundai Neira telah beredar. Mobil ini diperkirakan akan dibekali baterai berkapasitas 77.4 kWh, menawarkan jangkauan tempuh antara 480 hingga 550 kilometer dalam sekali pengisian penuh. Pilihan sistem penggerak belakang (RWD) atau semua roda (AWD) juga disebut-sebut akan tersedia, memberikan fleksibilitas performa sesuai kebutuhan.
Fitur fast charging juga menjadi sorotan, di mana Neira mampu mengisi daya dari 10 persen hingga 80 persen hanya dalam waktu 18 menit. Teknologi Vehicle-to-Load (V2L) yang memungkinkan mobil berfungsi sebagai sumber daya listrik eksternal, serta paket keselamatan Advanced Driver-Assistance Systems (ADAS) Level 2+ dan SmartSense, juga akan disematkan. Fitur-fitur ini menunjukkan komitmen Hyundai dalam menghadirkan kendaraan yang tidak hanya efisien tetapi juga aman dan multifungsi.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.