JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Fenomena ‘heat dome’ kembali mengguncang dunia pada tahun 2026, memecahkan rekor suhu tertinggi di beberapa negara. India mencatat suhu ekstrem 50,5°C di Rajasthan, sementara Indonesia juga merasakan dampaknya dengan suhu 38,9°C di Palembang dan Surabaya yang memicu peringatan dini dan kenaikan kasus ISPA.
Gelombang panas ekstrem ini tidak hanya berdampak pada rekor suhu, tetapi juga menyebabkan krisis kemanusiaan, ekonomi, dan lingkungan yang serius di berbagai belahan dunia. Ribuan orang menjadi korban, infrastruktur kritis ambruk, dan sektor pertanian terancam. Ini bukan sekadar cuaca panas biasa. Ini ancaman nyata.
India, ‘Oven’ Asia Selatan: 50,5°C Picu 2.000 Korban
India menjadi salah satu negara dengan dampak terparah. Suhu tertinggi mencapai 50,5°C di Rajasthan pada Mei 2026. Angka ini memicu setidaknya 2.000 lebih korban heatstroke hanya dalam dua bulan.
Dampak domino terus berlanjut. Pemadaman listrik terjadi hingga 8 jam per hari akibat lonjakan penggunaan pendingin ruangan. Sektor pangan juga terpukul, dengan gagal panen gandum sebesar 30 persen, yang sontak membuat harga roti melonjak 40 persen. Penyebabnya adalah kombinasi heat dome dari Gurun Thar dan polusi udara yang terperangkap. Pemerintah India sampai harus meliburkan sekolah untuk mengurangi risiko.
Pakistan: Krisis Air dan Protes Listrik 12 Jam
Tak jauh berbeda, Pakistan mencatat suhu 49,8°C di Jacobabad pada Juni 2026. Kota ini telah menjadi yang terpanas di dunia selama tiga tahun berturut-turut. Dampaknya terasa langsung pada ketersediaan air, dengan bendungan-bendungan yang mengering, menyebabkan sekitar 60 juta penduduk rawan krisis air bersih.
Rumah sakit di Pakistan dipenuhi pasien dehidrasi. Pemadaman listrik yang berlangsung hingga 12 jam setiap hari memicu protes massal dari warga yang frustrasi. Situasi darurat mengancam stabilitas sosial dan kesehatan publik.
Amerika Serikat: Kebakaran Hutan dan Jalan Meleleh
Di Benua Amerika, wilayah Barat dan Texas Amerika Serikat juga terpanggang. Phoenix, Arizona, mencatat suhu 48,9°C pada Juli 2026. Heat dome raksasa ini menyelimuti seluruh bagian barat AS selama dua minggu penuh.
Konsekuensinya sangat parah. Kebakaran hutan melahap 200 ribu hektar lahan di California. Aspal jalanan di Texas meleleh dan menjadi lengket. Tagihan listrik melonjak hingga 60 persen karena penggunaan AC tanpa henti, bahkan beberapa bandara terpaksa membatalkan penerbangan.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.