Kamis, 30 Juli 2026 WIB
BREAKING
NASIONAL

Apa Itu Siklon Tropis? Penyebab & Dampaknya di Indonesia

ilustrasi siklon tropis badai angin putar
ilustrasi siklon tropis badai angin putar

JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kerap mengeluarkan peringatan dini terkait potensi siklon tropis. Sebut saja Siklon Tropis Seroja pada 2021 yang menimbulkan dampak parah di Nusa Tenggara Timur. Banyak masyarakat masih bertanya-tanya, apa sebenarnya siklon tropis itu dan mengapa ia berbahaya bagi Indonesia.

Siklon tropis adalah sistem cuaca bertekanan rendah yang berputar kencang di atas perairan laut hangat di wilayah tropis. Fenomena alam ini sering diibaratkan sebagai mesin penyedot raksasa karena kemampuannya menyedot uap air laut, mengubahnya menjadi awan tebal, dan akhirnya memicu hujan lebat disertai angin kencang. ‘Bahan bakar’ utamanya adalah suhu air laut yang harus minimal 26,5 derajat Celsius.

Syarat Terbentuknya Siklon Tropis

Pembentukan siklon tropis tidak terjadi secara sembarangan, melainkan memerlukan empat syarat utama. Pertama, suhu air laut harus hangat, setidaknya 26,5 derajat Celsius, yang menjadi sumber energi utama bagi siklon. Kedua, tingkat kelembapan di atmosfer harus tinggi, memastikan pasokan uap air yang cukup untuk pembentukan awan dan hujan.

Ketiga, lokasi pembentukan harus relatif jauh dari garis khatulistiwa, minimal 5 derajat lintang utara atau selatan. Ini menjelaskan mengapa Indonesia, yang sebagian besar wilayahnya dilalui khatulistiwa, jarang sekali terkena dampak langsung siklon tropis. Terakhir, harus ada gangguan awal di atmosfer, seperti bibit badai atau kumpulan awan yang mulai berputar, sebagai pemicu awal pembentukan siklon.

Ciri dan Bahaya Siklon Tropis

Siklon tropis memiliki ciri-ciri khas yang membedakannya dari fenomena cuaca lain. Angin kencang adalah salah satu indikator utama, dengan kecepatan mulai dari 63 km/jam hingga lebih dari 250 km/jam. Di bagian tengah siklon, terdapat area tenang tanpa awan yang disebut ‘mata siklon’. Area ini dikelilingi oleh ‘dinding mata’, zona awan tebal dan hujan paling lebat.

Gerakan berputar siklon di belahan bumi selatan umumnya searah jarum jam. Selain angin, siklon tropis juga membawa curah hujan yang sangat tinggi, bisa mencapai 200-500 mm per hari, yang menjadi pemicu utama banjir dan tanah longsor.

Dampak siklon tropis sangat berbahaya. Angin kencangnya mampu merobohkan pohon, tiang listrik, hingga merusak atap rumah. Hujan ekstrem yang berlangsung berhari-hari dapat menyebabkan banjir bandang dan tanah longsor. Di wilayah pesisir, siklon memicu gelombang tinggi dan rob yang bisa menenggelamkan kapal dan merendam permukiman. Yang paling ekstrem adalah gelombang badai, di mana air laut naik 3-5 meter ke daratan, menyebabkan kerusakan parah.

Perbedaan dengan Tornado dan Puting Beliung

Meskipun sama-sama merupakan fenomena angin berputar kencang, siklon tropis berbeda dengan tornado dan puting beliung. Perbedaan utamanya terletak pada lokasi, ukuran, durasi, dan ‘bahan bakar’ pembentuknya.

Siklon Tropis Tornado
Tempat Di atas laut Di darat
Ukuran Ratusan kilometer Puluhan meter
Durasi Bisa 1-2 minggu Beberapa menit
Bahan Bakar Air laut hangat Udara panas & dingin

Puting beliung sendiri dapat disebut sebagai versi kecil dari tornado yang sering terjadi di wilayah Indonesia.

Dampak Siklon Tropis ke Indonesia

Indonesia jarang terkena dampak langsung dari siklon tropis karena posisinya yang berada di garis khatulistiwa. Namun, dampak tidak langsung sering terjadi. Ekor siklon dapat memicu hujan lebat dan gelombang tinggi, terutama di wilayah seperti Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), Bali, dan pesisir selatan Jawa. Contoh nyata adalah Siklon Seroja pada tahun 2021 yang menyebabkan banjir bandang dan kerusakan parah di NTT.

Memahami siklon tropis bukan untuk panik, melainkan untuk meningkatkan kesiapsiagaan. Masyarakat diimbau untuk selalu memantau informasi dan peringatan dini dari BMKG, serta mempersiapkan kebutuhan darurat seperti senter, makanan, obat-obatan, dan dokumen penting apabila ada potensi kejadian.

(RE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda