SURABAYA — Persija Jakarta melalui tantangan berat dalam ajang Piala Presiden 2026. Pelatih Shin Tae-yong secara terbuka mengakui bahwa absennya enam pemain pilar yang dipanggil memperkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 memberikan pengaruh signifikan terhadap performa Macan Kemayoran di lapangan.
Pokok Peristiwa
Situasi pelik ini terlihat jelas saat Persija ditahan imbang 2-2 oleh klub asal Thailand, Port FC, di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Rabu, 29 Juli 2026. Enam pemain yang harus absen membela tim nasional adalah Nadeo Argawinata, Rizky Ridho, Rayhan Hannan, Dony Tri Pamungkas, Shayne Pattynama, dan Jordi Amat.
“Ya, secara keseluruhan, karena enam pemain perwakilan kami keluar ke timnas Indonesia, tentu ada pengaruh besar pada tim,” ujar Shin Tae-yong selepas pertandingan. Absennya para pemain utama tersebut memaksa tim pelatih memutar otak lebih keras dalam menyusun komposisi skuad di tengah jadwal turnamen yang padat.
Kendati demikian, pelatih asal Korea Selatan itu menyoroti aspek lain yang menurutnya lebih fundamental dalam menghambat performa tim, yakni minimnya durasi persiapan. Shin menegaskan bahwa skuad yang ada saat ini bertanding tanpa bekal latihan yang memadai, sebuah realitas yang membuat performa anak asuhnya menjadi tidak maksimal di awal laga.
Dalam duel kontra Port FC, Persija sempat dikejutkan oleh gol cepat tim tamu lewat Peeradol Chamrasamee pada menit ke-18 dan Issam Abdallah pada menit ke-40.
Konteks
Ketertinggalan 0-2 membuat Persija berada dalam posisi sulit, namun mentalitas tim mulai bangkit sebelum turun minum melalui gol Arlyansyah Abdulmanan. Pada babak kedua, Stjepan Loncar memastikan kedudukan imbang lewat golnya pada menit ke-52.
“Dalam proses yang sulit ini, sejujurnya kita datang dan bertanding hampir tanpa latihan yang memadai, jadi ini cukup berat. Meski begitu, para pemain bertanding dengan sangat baik hari ini,” tutur Shin menambahkan. Ia pun memberikan apresiasi tinggi kepada para pemain yang mampu bangkit meski berada dalam kondisi fisik dan taktik yang kurang ideal.
Dampak absennya pemain pilar dan kurangnya persiapan ini menempatkan Persija di peringkat ketiga klasemen sementara Grup B dengan koleksi satu poin dari dua laga. Sebelumnya, Macan Kemayoran menelan kekalahan tipis 1-0 atas Persebaya Surabaya.
Dampak dan Langkah Berikutnya
Di sisi lain, Persebaya kini memimpin klasemen dengan enam poin dan telah memastikan diri melaju ke babak semifinal, sementara Port FC mengumpulkan empat poin.
Bagi Persija, sisa laga di fase grup menjadi ujian krusial untuk memperbaiki posisi.
Meski tantangan dari absennya pemain timnas dan minimnya waktu persiapan masih membayangi, kemampuan tim untuk mencetak gol balasan melawan juara bertahan Piala Presiden 2025 menjadi modal penting untuk menatap laga selanjutnya.
Fokus Shin Tae-yong kini tertuju pada pemulihan fisik pemain dan pembenahan organisasi permainan agar Macan Kemayoran bisa tampil lebih solid pada partai berikutnya.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.