Jumat, 31 Juli 2026 WIB
BREAKING
NASIONAL

Gerindra Kaji Hasil Survei 2 Lembaga soal Approval Rating Prabowo

Gerindra Kaji Hasil Survei 2 Lembaga soal Approval Rating Prabowo
Gerindra Kaji Hasil Survei 2 Lembaga soal Approval Rating Prabowo

Partai Gerindra kini tengah membedah dapur data dari dua lembaga riset nasional terkait tingkat kepuasan publik terhadap Presiden Prabowo Subianto. Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, memastikan pihaknya tidak akan membuang waktu untuk mempelajari angka-angka yang disuguhkan oleh Indikator Politik Indonesia dan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) tersebut.

Bagi lingkaran dalam Prabowo, angka-angka itu bukan sekadar deret statistik di atas kertas. Mereka menjadikannya cermin untuk melihat bagaimana masyarakat menangkap kebijakan pemerintah di lapangan. Dasco mengaku telah memantau paparan data yang beredar luas di media massa beberapa waktu terakhir.

“Ya ada beberapa survei, misalnya SMRC, kemudian Pak Burhanuddin Muhtadi dari Indikator Politik yang di-publish melalui media massa. Nah, tentunya kami sedang mempelajari, juga kami kaji,” ujar Dasco saat ditemui di Jakarta, Jumat (31/7/2026).

Membedah Realitas di Balik Angka

Langkah ini sengaja diambil agar partai tidak salah melangkah dalam memberikan masukan kepada pemerintah. Dasco menegaskan bahwa data dari dua lembaga tersebut bakal dikompilasi secara teliti. Tujuannya satu: melihat potret utuh kondisi masyarakat yang sebenarnya. Dia ingin membedakan mana kritik yang memang mencerminkan realitas dan mana yang sekadar riuh di permukaan.

Gerindra punya cara pandang sendiri. Mereka tidak ingin menelan mentah-mentah hasil riset yang muncul. Setiap temuan dalam survei akan disandingkan dengan laporan lapangan yang masuk ke partai. Jika ada selisih atau pola yang sama, itu yang akan menjadi fokus utama evaluasi.

“Tentunya hasil survei itu masukan yang nantinya kita komparasikan. Kami berharap pihak pemerintah kemudian mengimbangi apabila memang hasil kajiannya ada beberapa hal yang memang terjadi pada saat ini,” tambah Dasco dengan nada tenang.

Variasi metodologi dari Indikator dan SMRC memang menciptakan dinamika tersendiri di ruang publik. Pihak istana dan partai pendukung sadar, membiarkan angka-angka ini mengambang tanpa analisis mendalam bisa memicu narasi yang keliru. Itulah mengapa kajian internal di tubuh Gerindra menjadi krusial sebagai filter sebelum langkah politik diambil.

Halaman:12Semua Halaman

(AG)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda