Jumat, 31 Juli 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI

KOSPI Index Hari Ini 31 Juli 2026 Melejit 15,36% ke 6.452,47

kospi index 31 juli 2026 naik 15 persen ke 6452
KOSPI Index Hari Ini 31 Juli 2026 Melejit 15,36% ke 6.452,47. Credit: JournalArta

JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Bursa saham Korea Selatan, KOSPI, mencatat lonjakan terbesar dalam sejarah pada Kamis, 31 Juli 2026. Indeks utama itu melonjak tajam +858,91 poin atau +15,36 persen dalam sehari, mencapai level 6.452,47 pada pukul 10.28 GMT+9.

Kenaikan drastis ini mengisyaratkan sentimen pasar yang sangat kuat di tengah berbagai spekulasi global dan kebijakan domestik. Pembukaan KOSPI hari ini berada di angka 5.657,79, langsung melesat menembus level 6.500 dalam beberapa jam pertama perdagangan.

Harga Saat Ini: 6.452,47
Pembukaan: 5.657,79
Penutupan Sebelumnya: 5.593,56
Pergerakan KOSPI hingga 10.28 GMT+9 (31 Juli 2026)

Rincian Pergerakan KOSPI Hari Ini

Data perdagangan menunjukkan KOSPI bergerak volatil namun dengan tren naik yang sangat dominan. Titik tertinggi harian tercatat di 6.548,64, sementara titik terendah berada di 5.629,76. Angka penutupan sebelumnya adalah 5.593,56, menunjukkan bahwa lonjakan hari ini merupakan lompatan signifikan dari posisi kemarin.

Sebagai perbandingan, dalam 52 minggu terakhir, KOSPI pernah mencapai level tertinggi di 9.385,59 dan terendah di 3.079,27. Kenaikan hari ini, meski historis, masih jauh dari rekor puncak dalam setahun terakhir.

Penyebab Lonjakan 15 Persen KOSPI

Spekulasi pasar mengemuka mengenai faktor-faktor di balik lonjakan KOSPI. Salah satu sentimen kuat adalah kemungkinan Cepatnya penurunan suku bunga acuan oleh Federal Reserve AS, yang memicu optimisme global terhadap pemulihan ekonomi dan aliran modal.

Selain itu, pemerintah Korea Selatan dikabarkan telah mengumumkan paket stimulus ekonomi baru. Kebijakan ini dinilai mampu mendorong aktivitas bisnis dan kepercayaan investor domestik. Saham-saham teknologi raksasa seperti Samsung Electronics, SK Hynix, dan LG Energy Solution juga menunjukkan rebound kuat, memberikan dorongan besar pada indeks.

Arus dana asing dilaporkan masuk besar-besaran ke pasar Asia, termasuk Korea Selatan. Fenomena short covering, di mana investor yang sebelumnya melakukan posisi jual (short) terpaksa membeli kembali saham untuk menutupi kerugian akibat kenaikan harga, juga turut mempercepat momentum kenaikan. Kendati demikian, penyebab pasti lonjakan ini masih menunggu rilis resmi dari Korea Exchange (KRX) dan analisis mendalam dari para ekonom.

Dampak ke Bursa Asia, Termasuk IHSG

Halaman:12Semua Halaman

(RE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda