WASHINGTON — nominasi Todd Blanche untuk jabatan jaksa agung Amerika Serikat kini tersendat setelah Presiden Donald Trump dan dua senator Republik terlibat tarik-ulur soal penyelesaian gugatan Internal Revenue Service atau IRS. Trump bahkan mengatakan pada Kamis bahwa ia bisa menahan nominasi Blanche sementara, ketimbang memenuhi tuntutan yang diajukan dua senator itu.
Penundaan ini punya dampak langsung ke proses konfirmasi di Senat. Jika maju ke pemungutan suara penuh, Blanche baru kemungkinan dibawa ke lantai Senat paling cepat pada September, saat musim kampanye sudah memasuki fase paling panas dan suara Republik di sejumlah negara bagian bisa makin rentan.
Nominasi Todd Blanche dan syarat yang diajukan senator Republik
Senator John Cornyn dari Texas dan Thom Tillis dari North Carolina, dua senator Republik yang masa jabatannya akan segera berakhir, menyatakan akan mendukung langkah maju nominasi Blanche hanya jika Departemen Kehakiman memberi jaminan tertulis bahwa lembaga itu sepenuhnya meninggalkan dana $1.8-billion yang disebut sebagai dana “anti-weaponization”.
Mereka juga meminta pembatasan cakupan kekebalan audit pajak yang diberikan kepada Trump, putra-putranya, dan sebuah bisnis.
Keduanya menyasar bagian dari rancangan penyelesaian atas gugatan $10-billion yang diajukan Trump terhadap IRS, lembaga yang berada di bawah pemerintahannya sendiri. Dalam laporan Los Angeles Times, sengketa ini berubah dari urusan hukum menjadi pertaruhan politik yang melibatkan kursi Senat, loyalitas partai, dan relasi Trump dengan anggota parlemen Republik yang tak lagi ia dukung.
Trump menulis di Truth Social bahwa ia menolak mendukung Cornyn dan Tillis, lalu menyebut karier politik keduanya sudah berakhir karena tindakannya sendiri. Ia juga mengatakan, “I have no objection to temporarily withdrawing Todd’s name, if they do not do the right thing, and putting him back after Cornyn and Tillis are out of office.”
Risiko politik bagi Gedung Putih dan Partai Republik
Pernyataan itu memperlihatkan betapa nominasi Todd Blanche bukan sekadar soal kursi jaksa agung. Jika Trump benar-benar menunda pencalonan, ia memang bisa menghindari benturan langsung dengan dua senator Republik tersebut. Tapi langkah itu juga membawa risiko baru: Partai Republik bisa kehilangan momentum, sementara pertarungan konfirmasi bergeser ke periode yang jauh lebih tidak menguntungkan.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.