Jumat, 31 Juli 2026 WIB
BREAKING
POLITIK PEMERINTAHAN

Nominasi Todd Blanche Terganjal Penolakan Senator Republik

Nominasi Todd Blanche memicu penundaan suara di Senat
Nominasi Todd Blanche tersendat setelah dua senator Republik meminta jaminan tertulis atas sengketa IRS. (Ilustrasi: AI)

Trump saat ini disebut memiliki tingkat persetujuan di bawah 35% dalam jajak pendapat terbaru. Dalam situasi seperti itu, Partai Demokrat berpeluang mengecilkan bahkan membalik mayoritas 53 kursi milik Republik di Senat pada November ini. Kursi Cornyn di Texas dan Tillis di North Carolina sama-sama dianggap rawan berpindah tangan ke Demokrat.

“So waiting until 2027 could be far harder than it is right now,” kata Jessica Taylor, editor Senat dan gubernur di Cook Political Report yang nonpartisan. Ucapan itu menyorot satu hal sederhana: waktu tidak berpihak pada Gedung Putih kalau pertempuran ini dibiarkan berlarut.

Chuck Grassley berusaha menjaga proses tetap berjalan

Di tengah kebuntuan itu, Senator Chuck Grassley dari Iowa, ketua Komite Kehakiman Senat yang sedang menelaah nominasi Blanche, mengatakan ia ingin proses tetap bergerak. “I’m going to work real hard the next few days to get this thing settled. That’s what we’re going to do.

I’m not going to consider any other option, because there’s no reason to consider other options at this point,” ujar Grassley kepada wartawan pada Kamis.

Komite Kehakiman saat ini terdiri dari 12 senator Republik dan 10 senator Demokrat. Dengan seluruh Demokrat sudah pasti menolak Blanche, satu suara menentang dari Cornyn atau Tillis saja kemungkinan cukup untuk menghentikan laju nominasi itu.

Bagi Blanche sendiri, statusnya masih bisa bertahan sebagai pejabat sementara walau tak dikonfirmasi. Namun, pemerintah Trump akan terhalang menunjuk wakil jaksa agung baru bila Blanche tidak lolos konfirmasi. Itu membuat posisi ini tetap penting, bukan hanya secara simbolik tetapi juga secara struktural di tubuh Departemen Kehakiman.

Blanche sebelumnya bekerja sebagai jaksa federal di New York. Namun dalam periode yang lebih baru, ia justru dikenal sebagai pengacara pembela kriminal Trump menjelang periode kedua sang presiden di Gedung Putih. Dalam sidang konfirmasi awal bulan ini, ia sempat ditanya soal independensinya dari mantan kliennya.

Pada satu jawaban yang terdengar ramah namun kemudian berbalik menyulitkan, Blanche berkata, “I’m his lawyer,” lalu membenarkan dirinya sendiri, “Was his lawyer.” Kalimat pendek itu kini ikut membayangi proses konfirmasi yang sudah terlanjur memanas.

Kalau jadwal Senat tak berubah, pertarungan atas nominasi Todd Blanche akan masuk ke September, tepat saat para senator yang rentan kembali ke kampanye dan setiap suara bisa berbalas harga politik.

Halaman:12Semua Halaman

(PE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda