CIREBON — Sebuah tragedi memilukan terjadi di Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon, pada Jumat (31/7/2026). Seorang ayah bersama bayi laki-lakinya yang baru berusia enam bulan ditemukan tidak bernyawa di dalam rumah yang ludes dilalap si jago merah.
Pokok Peristiwa
Kepulan asap hitam pekat mulai terlihat membubung dari kediaman korban sekitar pukul 09.45 WIB. Warga sekitar yang menyadari adanya kebakaran segera berupaya melakukan pemadaman mandiri dan mencoba menerobos masuk dengan mendobrak pintu rumah yang saat itu dalam kondisi terkunci.
Saksi mata di lokasi kejadian, Kristianto (42), menuturkan bahwa titik api pertama kali terlihat membesar dari bagian dalam kamar. Api kemudian merembet dengan cepat hingga melahap area dapur. Saat warga berhasil memasuki bangunan tersebut, kondisi mengenaskan ditemukan: sang bayi berada tak jauh dari jendela, sementara ayahnya ditemukan terbujur kaku di area dapur, tepatnya di dekat wastafel.
Kasatreskrim Polresta Cirebon, Kompol I Putu Ika Prabawa, menyatakan bahwa pihaknya saat ini masih melakukan pendalaman intensif untuk memastikan penyebab pasti kematian kedua korban. Tim Inafis telah menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP), sementara jenazah korban segera dievakuasi ke rumah sakit untuk menjalani proses autopsi.
Konteks
“Untuk sementara, bukti-bukti sedang kita kumpulkan. Kemudian korban juga sedang kita proses untuk pelaksanaan autopsi dan saksi-saksi sedang kita periksa,” ungkap Putu.
Pihak kepolisian menegaskan tidak akan terburu-buru mengambil kesimpulan terkait kondisi fisik korban maupun penyebab kematian sebelum hasil forensik keluar secara resmi. Dalam proses penyidikan ini, Polresta Cirebon menerapkan metode scientific crime investigation. Pendekatan ini dipilih untuk memastikan setiap kesimpulan memiliki landasan hukum yang kuat berdasarkan bukti ilmiah.
Dampak dan Langkah Berikutnya
Metode investigasi berbasis sains ini mengandalkan presisi tinggi, mulai dari tes DNA, analisis laboratorium forensik, hingga penelusuran rekam jejak digital. Langkah ini krusial untuk mengungkap kebenaran materiil di balik peristiwa kebakaran yang merenggut dua nyawa tersebut, terutama untuk menjawab apakah kematian tersebut murni akibat terjebak api atau terdapat faktor lain.
Di sisi lain, Kabid Kedaruratan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Cirebon, Eno Sudjana, mencatat bahwa laporan terkait kebakaran di wilayah tersebut baru masuk ke pusat komando pada pukul 09.50 WIB. Hingga saat ini, proses investigasi masih terus berlanjut di lapangan.
Peristiwa ini menjadi duka mendalam bagi warga setempat sekaligus pengingat bagi masyarakat luas mengenai pentingnya kewaspadaan dini terhadap potensi bahaya kebakaran di lingkungan rumah tangga. Polisi saat ini masih terus mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar tempat kejadian untuk menyusun kronologi utuh peristiwa nahas tersebut.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.