BANDUNG — Kepulan asap tebal masih menyembul dari kawasan Punclut saat operasi pemadaman kebakaran lahan berlanjut pada Selasa (15/9) siang. Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPMKP) Kota Bandung tidak kenal lelah menyisir setiap celah lokasi untuk memastikan titik api tersembunyi benar-benar padam.
Kejadian dimulai saat Senin malam pukul 19.16 WIB ketika laporan masuk tentang api yang muncul di tempat pembuangan sampah (TPS) kawasan Puncak Ciumbuleuit, Kelurahan Ciumbuleuit, Kecamatan Cidadap. Dari lokasi awal yang terbatas, api cepat merambat ke lahan sekitar yang penuh dengan alang-alang kering.
Kepala DPMKP Kota Bandung Soni Bakhtiar menjelaskan skenario awal kebakaran. Diduga ada pembakaran sampah di area TPS, namun karena musim kemarau sampah sangat kering sehingga nyala api meluas dengan sangat cepat. “Sampahnya kering karena masih musim kemarau, sehingga merambat ke lahan yang dipenuhi alang-alang dan api sangat cepat merambat,” ujarnya.
Tantangan di Bawah Tebing
Operasi pemadaman menghadapi hambatan serius sejak awal. Lokasi kebakaran yang berada di bawah tebing dan lembah membuat kendaraan pemadam sulit menjangkau. Dampak langsung dari kondisi geografis ini: petugas terpaksa turun kaki untuk mendekat ke api dan melakukan penyemprotan manual di area yang sulit.
“Obstacle-nya agak sulit karena ini ada di bawah tebing. Ini membutuhkan teman-teman rescue gabungan dengan teman-teman pemadam untuk bisa menjangkau yang ada di tebing dan di lembah,” ungkap Soni. Alhasil, respons yang biasanya cepat menjadi memerlukan koordinasi lebih rumit dan pengerahan personel lebih banyak.
Untuk mengatasinya, DPMKP mengerahkan delapan mobil pemadam ke lokasi. Meskipun angka ini terlihat signifikan, jumlah tersebut tetap terbatas mengingat topografi menantang yang harus dihadapi. Petugas harus bergerak dengan hati-hati, terutama saat turun ke area tebing yang curam.
Antisipasi Gas Metana dan Keamanan Warga
Risiko lain yang menjadi perhatian adalah kemungkinan timbulnya gas metana dari tumpukan sampah yang sudah menumpuk di TPS selama bertahun-tahun. Gas ini dapat meledak jika terkena panas atau percikan api, membahayakan petugas penyelamat.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.