BANDUNG — Pemerintah Kota Bandung resmi menyambut kehadiran SDH Global Bandung sebagai langkah strategis untuk memperkuat ekosistem pendidikan berkualitas melalui kolaborasi erat antara pemerintah, sekolah, guru, dan keluarga. Kehadiran lembaga pendidikan baru ini diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap sarana pembelajaran bermutu tinggi di wilayah Jawa Barat.
Pertumbuhan jumlah sekolah di tingkat daerah membawa dampak langsung bagi para orang tua dalam menentukan masa depan akademis anak-anak mereka. Penambahan institusi pendidikan swasta ini sekaligus menjadi stimulus positif bagi peningkatan standar kompetensi tenaga pendidik dan kelayakan infrastruktur belajar di Kota Kembang.
Tiga Aspek Utama dalam Memilih Sekolah
Pejabat Pelaksana Kurikulum SMP Dinas Pendidikan Kota Bandung, Saeful Kurniawan, menekankan pentingnya kecermatan orang tua di tengah bertambahnya pilihan lembaga pendidikan saat ini. Menurutnya, perkembangan zaman menuntut adanya keselarasan antara kurikulum sekolah dengan kebutuhan tumbuh kembang anak.
“Ketika orang tua memilih sekolah, setidaknya ada tiga hal penting yang perlu diperhatikan, yaitu kurikulum, tenaga pendidik, dan infrastrukturnya,” ujar Saeful Kurniawan dalam acara Grand Launching SDH Global Bandung pada Sabtu, 22 Agustus 2026.
Pemerintah Kota Bandung memberikan apresiasi khusus atas kontribusi Pelita Harapan Group dalam dunia pendidikan nasional. Keterlibatan sektor swasta dinilai sangat krusial dalam menopang daya tampung serta mutu pendidikan di kota ini.
Saat ini, peta sebaran sekolah di Kota Bandung mencakup:
| Jenjang Pendidikan | Sekolah Negeri | Sekolah Swasta | Total Keseluruhan |
|---|---|---|---|
| Sekolah Dasar (SD) | 269 sekolah | 200 sekolah | 469 sekolah |
| Sekolah Menengah Pertama (SMP) | 75 sekolah | 192 sekolah | 267 sekolah |
Fasilitas Modern dan Kurikulum Berstandar Global
Peresmian ini menandai kiprah sekolah tersebut sebagai cabang ke-25 dari jaringan Sekolah Dian Harapan, sementara layanan pendidikan kelompok ini secara keseluruhan telah menjangkau 27 lokasi di seluruh Indonesia. Berlokasi strategis di kompleks Istana Plaza Bandung, gedung sekolah ini dirancang dengan kapasitas tampung mencapai 1.000 siswa.
Untuk mendukung kegiatan belajar mengajar, pengelola menyediakan berbagai fasilitas penunjang yang terintegrasi, mulai dari ruang kelas modern, laboratorium praktikum, perpustakaan, sarana olahraga, hingga ruang seni. Seluruh fasilitas tersebut dihadirkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif.
Dari segi akademis, sekolah ini menerapkan kurikulum nasional yang dikembangkan lewat metode khusus dan diperkaya oleh sumber belajar Cambridge serta tolok ukur internasional. Pendekatan pembelajarannya mengadaptasi praktik International Baccalaureate yang menitikberatkan pada metode inkuiri, pemahaman konseptual, kemampuan berpikir kritis, serta penyelesaian masalah nyata sehari-hari.
Selain fokus pada nilai akademis dasar, minat siswa di bidang teknologi mutakhir seperti robotika dan kecerdasan artifisial juga difasilitasi demi mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan yang dinamis.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.