Senin, 21 September 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

200 Becak Listrik Prabowo Mengaspal di Bandung untuk Pengayuh Lansia 70 Tahun

Becak Listrik
200 Becak Listrik Prabowo Mengaspal di Bandung untuk Pengayuh Lansia 70 Tahun. Credit: Dok. JournalArta

BANDUNG, JOURNALARTA.COM — Sebanyak 200 unit becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto resmi meluncur di Kota Bandung pada Jumat (18/9/2026). Bantuan ini secara spesifik ditujukan untuk para pengayuh becak lansia yang masih mengandalkan tenaga fisik, khususnya mereka yang berusia 70-80 tahun.

Penyerahan unit becak listrik dilakukan di Makodim 0618/Kota Bandung, Jalan Bangka No.2, melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN/YGSN). Program ini merupakan inisiatif langsung Presiden, yang tergerak setelah melihat para pengayuh becak berusia senja tetap bekerja keras.

Penyaluran dan Target Nasional Becak Listrik

Penyaluran becak listrik ini bukan hanya di Bandung. Beberapa kota lain di Indonesia juga telah menerima bantuan serupa dalam rentang waktu September 2026. Di Majalengka, 300 unit diserahkan pada 13 September 2026, dengan kehadiran Nanik S. Deyang yang kini menjabat sebagai Ketua YGSN atau Presiden Becak Listrik Indonesia. Nanik S. Deyang, yang sebelumnya adalah Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) hingga Juli 2026, secara tegas berpesan agar becak listrik ini tidak dijual.

Pengawasan ketat dilakukan karena sudah ada satu kasus penjualan becak di Cirebon dari total lebih dari 12.000 unit yang telah tersalurkan secara nasional. Para penerima diwajibkan menandatangani perjanjian bermaterai yang melarang penjualan, penyewaan, atau penggadaian unit.

Pada 5 September 2026, Kuningan juga menerima 200 unit di Kajene Forest yang menyasar pengemudi lansia. Tasikmalaya menyusul pada 8 September 2026 dengan 220 unit di Bale Kota, diperuntukkan bagi lansia 50 tahun ke atas yang terdata. Sebelumnya, pada 24 Agustus 2026, 200 unit becak listrik disalurkan di Jombang untuk mendukung Muktamar NU ke-35. Di Tulungagung, 200 unit telah disalurkan sebagai tahap awal Jawa Timur pada 10 Januari 2026.

Hingga 13 September 2026, lebih dari 12.000 unit becak listrik telah tersalurkan secara nasional. Presiden Prabowo Subianto telah memesan 70.000 unit lagi untuk tahun 2026, dengan target jangka panjang mencapai 82.000 unit di seluruh Pulau Jawa hingga tahun 2028, mencakup Jawa Timur, Jawa Tengah, DIY, Jawa Barat, dan Banten.

Spesifikasi dan Tantangan di Lapangan

Becak listrik ini dirancang agar praktis, dapat diisi ulang menggunakan listrik rumah tangga berdaya 450 Watt. Tujuan utamanya adalah mengurangi beban fisik pengayuh lansia dan menjadikan becak sebagai aset produktif milik sendiri, tanpa biaya sewa harian yang selama ini memotong pendapatan mereka. Presiden Prabowo berkeinginan agar seluruh pengayuh becak di Indonesia tidak lagi harus mengayuh secara manual.

Penerima bantuan harus memenuhi syarat seperti berusia 55 tahun ke atas (beberapa daerah 50 tahun ke atas), bekerja sebagai tukang becak, domisili setempat, dan terdaftar. Pelarangan penjualan, penyewaan, atau penggadaian unit akan diawasi oleh GSN dan Pemerintah Daerah setempat.

Pemerintah Kota Bandung mengakui adanya tantangan dalam penyediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Becak (SPKLB). Lokasi pengisian tidak bisa sembarangan, dan medan Bandung yang banyak tanjakan berpotensi boros daya. Becak listrik ini diposisikan sebagai transportasi penunjang di area pasar dan destinasi wisata dengan medan yang minim tanjakan, bukan sebagai angkutan utama. Koordinasi dengan camat setempat tetap diperlukan untuk efektivitas program.

(RE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Kode Redeem FC Mobile Terbaru Hari Ini 21 September 2026: Klaim Pack & Coins Gratis