Sabtu, 1 Agustus 2026 WIB
BREAKING
LIFESTYLE

Kudapan Saroja jadi inspirasi motif batik pada busana Duai Fav di IFW 2026

Kudapan Saroja menginspirasi motif batik Duai Fav di IFW 2026
Kudapan Saroja menjadi inspirasi motif batik pada koleksi Duai Fav bertajuk Marcapada di BTN IFW 2026. (Ilustrasi: AI)

Duai Fav menampilkan paduan semi-kebaya dan gaun panjang. Warna yang dipilih juga tidak tunggal. Ada kuning keemasan, mostar, terakota, cokelat kayu manis, hijau, dan biru kehijauan. Kombinasi ini memberi kesan hangat, lembut, sekaligus cukup berani untuk tampil di atas runway.

Di panggung mode, pilihan warna seperti itu punya peran besar. Kuning keemasan dan mostar memberi nuansa yang lebih cerah, sementara terakota dan cokelat kayu manis membawa rasa bumi yang lebih tenang. Hijau dan biru kehijauan lalu menambah lapisan segar yang membuat koleksi tidak jatuh ke satu suasana saja.

Untuk industri fesyen, langkah seperti ini juga memperlihatkan bahwa batik tulis masih sangat bisa dibawa ke format yang relevan dengan pasar sekarang. Busana muslimah yang tampil di IFW 2026 bukan hanya memamerkan teknik, tetapi juga menegaskan bahwa kain tradisional tetap punya ruang dalam koleksi modern.

IFW 2026 dan tema Ulos Simetria

IFW 2026 mengusung tema Ulos Simetria. Ajang mode yang diinisiasi oleh Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia atau APPMI itu digelar di Jakarta Convention Center pada 29 Juli hingga 2 Agustus 2026.

Di tengah tema besar itu, koleksi Duai Fav memberi warna tersendiri. Hadir dengan basis batik tulis khas Tatar Sunda, koleksi Marcapada menunjukkan bahwa pameran mode semacam IFW masih menjadi ruang penting untuk mempertemukan tradisi, identitas daerah, dan bahasa desain yang lebih kontemporer.

Bagi pelaku industri fesyen, panggung seperti ini punya arti praktis. Peragaan membuka peluang agar motif lokal tak hanya berhenti sebagai arsip budaya, melainkan masuk ke koleksi yang bisa dibaca oleh pasar lebih luas. Itu sebabnya, kehadiran 11 busana Marcapada bukan cuma soal tampilan, tetapi juga soal cara membangun nilai pada kain dan cerita di baliknya.

“Mudah-mudahan batik tulis Saroja dengan tema Marcapada diterima dengan baik,” kata Bunna Ila, menutup penjelasannya di konferensi pers BTN IFW 2026 di Jakarta.

Halaman:12Semua Halaman

(AP)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda