KUPANG — Presiden ketujuh RI Joko Widodo mengingatkan kader Partai Solidaritas Indonesia untuk tetap hadir di tengah masyarakat dan menyelesaikan masalah rakyat secara berjenjang. Jokowi bahkan menawarkan pintunya di Solo jika persoalan partai mencapai titik kebuntuan.
Pesan tersebut disampaikan Jokowi saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (1/8). Ribuan kader PSI memadati lokasi acara tersebut untuk mendengarkan arahan langsung dari mantan presiden itu.
“Untuk seluruh kader dan pengurus, utamanya DPD Kota Kupang, saya titip agar kita semuanya terus dan konsisten selalu berada di tengah-tengah rakyat,” kata Jokowi seperti dikutip agen berita pada Minggu (2/8).
Penyelesaian Masalah Harus Berjenjang
Eks Gubernur Jakarta itu menekankan pentingnya struktur organisasi dalam menangani keluhan warga. Menurutnya, setiap masalah harus diupayakan penyelesaiannya mulai dari tingkat terendah sebelum naik ke jenjang yang lebih tinggi.
Jokowi menjelaskan alur eskalasi yang seharusnya ditempuh kader. Pertama, mereka diharapkan mampu mengatasi masalah secara mandiri. Apabila tidak mampu, baru melaporkan ke Ketua DPD. Jika masih tidak teratasi, dilanjutkan ke Ketua DPW, kemudian ke DPP jika diperlukan.
“Kalau bisa selesaikan sendiri, kalau enggak bisa disampaikan dan minta bantuan pada Ketua DPD, kalau enggak bisa minta bantuan kepada Ketua DPW, kalau enggak bisa lagi ke DPP,” ujar Jokowi menjelaskan skema tersebut.
Candaan di Tengah Sesi Arahan
Jokowi kemudian meluncurkan candaan saat menjelaskan langkah terakhir jika masalah tidak terselesai melalui jalur organisasi partai. Jokowi mempersilakan kader yang menghadapi kebuntuan untuk datang menemui dirinya di Solo, tempat tinggalnya saat ini.
Ungkapan santai tersebut berhasil membuat ribuan kader yang hadir tersenyum dan tertawa. Meski bernada jenaka, Jokowi tampak serius dalam menyampaikan pesan bahwa penyelesaian masalah warga merupakan tanggung jawab utama kader PSI di lapangan.
Acara Rakorda juga dihadiri sejumlah tokoh partai, termasuk Sekretaris Dewan Pembina PSI Grace Natalie, Sekretaris Jenderal DPP PSI Raja Juli Antoni, Wakil Ketua Umum DPP PSI Isyana Bagoes Oka, Wakil Ketua Umum DPP PSI Ronald Sinaga, serta Ketua DPW PSI NTT Christian Widodo.
Fokus pada Kerja Lapangan dan Identitas Partai
Dalam arahanny, Jokowi juga menekankan bahwa kekuatan PSI tidak hanya bergantung pada pengurus pusat, melainkan kerja keras seluruh kader di berbagai daerah. Ia mendorong kolaborasi antar tingkat organisasi, dari DPD hingga DPP, agar dapat saling mendukung dalam memperkuat partai.
Jokowi tiba di lokasi Rakorda sekitar pukul 15.15 WITA mengenakan kemeja putih dan celana hitam, dilengkapi dengan destar khas Indonesia Timur. Tampilannya tersebut mencerminkan penghormatan terhadap budaya lokal NTT, di mana masyarakat adat bahkan telah menobatkannya sebagai Raja Timor dalam acara serupa beberapa hari sebelumnya.
Kunjungan Jokowi ke NTT menunjukkan keterlibatannya yang masih aktif dalam perjalanan politik PSI menjelang pemilihan umum 2029. Pesan yang disampaikan kepada ribuan kader tersebut mencerminkan strategi partai untuk memperkuat basis massa dan meningkatkan keterlibatan kader langsung dengan warga masyarakat di tingkat akar rumput.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.