“Penggugat hanya memohon agar perkawinan yang dilakukan antara penggugat dan tergugat putus karena perceraian,” tambahnya.
Keterangan ini penting karena menutup ruang tafsir yang terlalu jauh. Di tengah ramai isu lain yang ikut menyeret nama keduanya, berkas perkara menunjukkan bahwa permintaan Ruben saat itu fokus pada pemutusan ikatan perkawinan, bukan sengketa lanjutan yang lain.
Sidang berjalan tanpa kehadiran Sarwendah
Sidang perdana perkara perceraian itu digelar pada 9 Juli 2024. Setelah itu, proses berlanjut melalui tahapan pemeriksaan administrasi, mediasi, pembuktian, sampai penyampaian kesimpulan. Namun, dari awal persidangan, Sarwendah sebagai pihak tergugat tidak pernah hadir.
Ketidakhadiran itu membuat sidang tetap bergerak sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Upaya damai atau rujuk juga tidak ditempuh oleh kedua pihak. Dari sisi hukum, jalan cerainya memang mengarah lurus ke putusan pengadilan. Cepat, tapi panas.
Buat publik, detail ini menjelaskan kenapa perceraian mereka terasa seperti terus berlanjut di ruang obrolan meski secara hukum sudah selesai. Proses di pengadilan menuntaskan status, tapi percakapan di media sosial belum ikut berhenti. Setiap pengakuan baru, cuplikan CCTV, atau potongan pernyataan lama langsung memancing ulang perhatian.
Kenapa isu ini masih terus dibahas
Menurut Liputan6.com, Sarwendah kemudian buka suara soal dugaan perselingkuhan Ruben yang disebutnya sudah terjadi sejak 2017. Dalam unggahan pada 2 Agustus 2026, ia juga menyinggung bahwa narasi yang beredar selama ini kerap menyudutkan posisinya sebagai ibu. Di laporan yang sama, disebut pula ada rekaman CCTV pertengkaran pada 4 Maret 2024 yang ikut memanaskan percakapan publik.
Masih dari sumber yang sama, persoalan lain yang ikut muncul adalah penghentian nafkah anak sejak Desember 2025 dan urusan finansial, termasuk utang serta alokasi dana untuk pihak ketiga. Semua itu membuat publik tidak hanya bertanya soal kapan Ruben Onsu dan Sarwendah cerai, tapi juga kenapa konflik mereka masih terus melebar setelah putusan pengadilan.
Dari kacamata pembaca, kasus ini menunjukkan satu hal sederhana: perceraian selebritas jarang selesai hanya di meja hakim. Begitu status hukum selesai, ruang publik justru membuka babak baru. Potongan unggahan, bukti rekaman, dan bantahan dari masing-masing kubu bisa bertahan jauh lebih lama daripada putusan yang menutup perkara.
“Pengkhianatan pertama” yang diakui Sarwendah menjadi salah satu kalimat yang paling banyak dikutip ulang di linimasa, karena dari situlah publik merasa mendapatkan penjelasan atas retaknya rumah tangga yang dulu tampak baik-baik saja. Tapi pada titik ini, fakta yang tak berubah tetap sama: pernikahan Ruben Onsu dan Sarwendah sudah diputus di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 2024.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.