JAKARTA — Kepolisian bersiap menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan protokol Jakarta selama kunjungan kenegaraan Perdana Menteri Kerajaan Thailand, Anutin Charnvirakul. Pengaturan jalan ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, mulai Senin hingga Selasa, 3-4 Agustus 2026.
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyatakan bahwa langkah tersebut diambil untuk menjamin kelancaran rangkaian agenda kenegaraan serta sebagai bentuk penghormatan bagi tamu negara. Kehadiran Anutin Charnvirakul di Indonesia sendiri bertujuan untuk menjalankan agenda kenegaraan bersama Pemerintah Indonesia.
Sifat Rekayasa Lalu Lintas
Pengguna jalan di ibu kota tidak perlu khawatir mengenai penutupan total yang berkepanjangan. Pihak kepolisian menegaskan bahwa rekayasa lalu lintas bersifat situasional. Artinya, penutupan maupun pengalihan arus hanya akan diberlakukan ketika iring-iringan kendaraan tamu negara melintas di titik-titik tertentu.
“Petugas di lapangan akan melakukan pengawalan serta pengaturan lalu lintas sementara di beberapa ruas jalan protokol Jakarta,” demikian keterangan resmi yang disampaikan melalui kanal media sosial TMC Polda Metro Jaya.
Pola kerja petugas di lapangan dipastikan fleksibel untuk meminimalkan dampak hambatan bagi mobilitas warga. Begitu rangkaian kendaraan kenegaraan melewati ruas jalan tersebut, arus lalu lintas akan segera dikembalikan ke kondisi normal atau dibuka kembali untuk umum.
Imbauan bagi Pengguna Jalan
Dampak dari kebijakan ini tentu dirasakan oleh warga yang beraktivitas di sekitar jalur protokol. Kepadatan di titik lintasan rombongan sulit dihindari meski hanya berlangsung singkat. Oleh karena itu, masyarakat yang berencana melintasi kawasan protokol Jakarta diminta untuk lebih cermat dalam merencanakan rute perjalanan.
Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat agar mengatur waktu keberangkatan lebih awal dari biasanya. Pilihan jalur alternatif juga disarankan untuk memecah kepadatan dan menghindari penumpukan kendaraan saat iring-iringan melintas. Langkah antisipatif ini menjadi krusial agar kegiatan warga tetap bisa berjalan meski ada agenda kenegaraan yang melibatkan pimpinan negara sahabat di Jakarta.
Hingga saat ini, pihak kepolisian tetap menyiagakan personel di titik-titik strategis untuk memastikan proses pengawalan berjalan tertib tanpa kendala. Seluruh pengaturan ini dilakukan dalam koridor operasional standar pengamanan tamu negara untuk menjaga keamanan dan kenyamanan semua pihak di Jakarta selama dua hari ke depan.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.