Selasa, 4 Agustus 2026 WIB
BREAKING
INTERNASIONAL

Gugatan Tarif Trump: California Seret Gedung Putih ke Pengadilan

Gugatan Tarif Trump
Gugatan Tarif Trump

Trump sebelumnya juga membela tarifnya, termasuk paket tarif lama yang sempat dinyatakan ilegal oleh Mahkamah Agung AS, sebagai cara memperbaiki praktik dagang yang ia anggap tidak adil. Namun banyak ekonom menilai beban tarif itu justru diteruskan ke konsumen Amerika dan ikut memperkeras inflasi yang masih terasa di seluruh negeri.

Berdasarkan laporan The Los Angeles Times, pemerintahan Trump juga pernah meminta data pribadi penerima Medicaid, penerima bantuan pangan SNAP, imigran yang mengajukan pajak ke Internal Revenue Service, hingga pemilih terdaftar di sejumlah negara bagian. Semua permintaan itu sudah digugat di pengadilan dengan hasil yang bervariasi.

Dampaknya ke keluarga dan konsumen

Dampak langsungnya terasa di dua arah. Konsumen berisiko menanggung harga barang yang lebih mahal bila tarif baru bertahan. Sementara itu, keluarga berpenghasilan rendah menghadapi kekhawatiran baru soal data pribadi mereka, terutama karena program bantuan itu memegang peran penting dalam penyaluran tunjangan tunai ke rumah tangga yang membutuhkan.

Menurut kantor Bonta, program Temporary Assistance for Needy Families menyalurkan hibah sebesar $16 billion per tahun ke negara bagian. Di California, sekitar 350,000 keluarga menerima dukungan melalui program itu setiap bulan. Jika data itu dibuka ke otoritas imigrasi, kepercayaan publik terhadap program bantuan bisa ikut terguncang.

Permintaan California juga datang di saat pertarungan hukum soal tarif Trump belum reda. SCMP melaporkan 25 negara bagian dipimpin Demokrat ikut menggugat tarif terbaru itu, dengan argumen bahwa bea masuk tersebut melampaui kewenangan presiden. Bloomberg Politics juga melaporkan gugatan dari 25 negara bagian terhadap tarif global anyar Trump yang mulai berlaku bulan lalu.

Bonta mengatakan kantornya kini telah mengajukan 82 gugatan terhadap pemerintahan Trump saat ini. Angka itu menunjukkan konflik hukum belum akan cepat selesai. Dan untuk tarif baru ini, California kembali memilih jalur pengadilan federal sebagai medan utama.

Halaman:12Semua Halaman

(AP)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda