Napas AL (54) terhenti seketika di depan rumahnya sendiri di Jalan Kopisan, Kelurahan Sedau, Kecamatan Singkawang Selatan, Senin (3/8) pagi. Pria ini ditemukan sudah tak bernyawa dengan lubang luka mematikan tepat di dada kirinya, meninggalkan jejak misteri yang kini dikejar oleh jajaran Polres Singkawang.
Kapolres Singkawang, AKBP Dody Yudianto Arruan, mengonfirmasi jika pihaknya sudah bergerak cepat di lokasi kejadian. Temuan awal tim medis dan penyidik di lapangan mengarah pada satu kesimpulan pahit: luka tersebut identik dengan bekas proyektil senapan angin.
Proyektil itu menembus dada kiri korban, memicu duka mendalam bagi keluarga serta mengguncang warga sekitar yang tak menyangka peristiwa brutal bisa terjadi di lingkungan mereka.
Saksi Lihat Sosok Berbawa Senapan
Kejadian bermula dari rutinitas pagi. Seorang pedagang ayam yang hendak mengantar pesanan ke rumah AL menjadi saksi kunci yang pertama kali menemukan tubuh pria itu tersandar kaku di tembok depan rumah. Pemandangan mengerikan itu pun langsung membuat saksi gemetar.
Sebelum sampai di depan rumah korban, saksi sempat menangkap siluet pria asing yang berlari menjauh dari lokasi dengan terburu-buru. Ada sesuatu yang mencolok dari sosok tersebut. Sebuah senapan angin terlihat jelas tersampir di bahu belakang orang asing itu.
Insting saksi seketika berpacu, ia tak menunggu lama untuk memanggil karyawan AL yang berada di sekitar rumah untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi. Benar saja, AL sudah tiada. Laporan pun segera meluncur ke pihak berwajib tak lama setelah mereka sadar nyawa sang majikan tak lagi tertolong.
Perburuan Pelaku di Balik Rekaman CCTV
Tim identifikasi Polres Singkawang segera menyisir area kejadian setelah menerima laporan. Garis polisi membentang di sekitar rumah, menjaga setiap inci tanah agar bukti tidak hilang atau rusak. Petugas bekerja dengan teliti. Mereka mengambil sampel dan menyisir area sekitar untuk mencari proyektil atau barang bukti lain yang mungkin tertinggal di semak-semak atau di halaman rumah.
Polisi tidak hanya mengandalkan keterangan saksi mata yang masih syok. Kini, mata penyidik beralih ke rekaman kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di sepanjang jalan menuju rumah korban. Rekaman-rekaman itu menjadi harapan utama tim untuk memetakan arah pelarian pelaku.
Setiap detik rekaman diperiksa secara detail. Polisi mencari wajah, ciri pakaian, hingga ke mana arah lari orang misterius dengan senapan angin tersebut. Harapannya, jejak visual itu bisa mengungkap motif di balik penembakan ini. Apakah ada dendam pribadi, atau sekadar aksi nekat yang berakhir tragis? Pertanyaan ini masih menggantung di udara.
Hingga Senin petang, tim buru sergap Polres Singkawang masih terus bergerak di lapangan. Mereka melakukan pelacakan intensif untuk memburu orang yang diduga membawa senapan angin tersebut. Penyelidikan ini menjadi prioritas utama kepolisian untuk memberikan jawaban pasti bagi pihak keluarga yang ditinggalkan sekaligus memastikan pelaku segera mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.
Pihak kepolisian mengimbau warga Singkawang Selatan yang mungkin melihat atau mendengar sesuatu yang ganjil di sekitar lokasi pada Senin pagi untuk segera melapor. Informasi sekecil apa pun akan menjadi kepingan penting untuk menyusun puzzle kasus ini.
Saat ini, jasad korban telah menjalani pemeriksaan forensik lebih lanjut untuk memastikan jenis proyektil dan jarak tembak yang digunakan oleh pelaku.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.