Rabu, 5 Agustus 2026 WIB
BREAKING
INTERNASIONAL

Tumpahan minyak Oman meluas, mencapai pantai dan laut lepas

Tumpahan minyak Oman meluas di laut dan pantai
Citra satelit memperlihatkan tumpahan minyak Oman meluas dari kapal tanker yang kandas di lepas pantai. (Ilustrasi: AI)

Menurut Greenpeace, kapal Caroline Bezengi telah kandas selama berminggu-minggu di lepas pantai Oman. The Associated Press menyebut tidak dapat memverifikasi secara independen laporan dari dua media pelayaran dan maritim yang menyatakan awak kapal sempat melaporkan ledakan di atas kapal pada saat kejadian, sementara kapal itu berada di lokasi tersebut sejak Juni.

SynMax Maritime, perusahaan pelacak data geospasial, sebelumnya mengatakan di X bahwa mereka memperoleh gambar pada Mei yang memperlihatkan kapal itu berada di pelabuhan Novorossiysk, Laut Hitam, Rusia, sebelum pelayaran terbarunya. Namun AP menegaskan tujuan kapal saat kandas di lepas Oman belum jelas.

Sanksi terhadap kapal itu juga datang dari Uni Eropa, Kanada, dan Swiss. Pemerintah Inggris dalam keputusannya menyebut kapal tersebut “has been or is likely to be involved in activity whose object or effect is to destabilize Ukraine” atau mendukung pemerintah Rusia.

Di sisi regulasi, Kementerian Transportasi, Komunikasi, dan Teknologi Informasi Oman disebut oleh Muscat Daily telah memerintahkan pemilik kapal untuk menyingkirkan kapal dan muatannya sebelum 23 Juli. Hingga Selasa, belum jelas apakah pemilik kapal sudah memberi tanggapan.

Situasi di laut tetap dinamis. Greenpeace Germany menilai eskalasi ini menegaskan bahwa tumpahan minyak Oman bukan lagi insiden yang berhenti di satu titik, melainkan ancaman yang terus bergerak mengikuti arus, angin, dan waktu.

Halaman:12Semua Halaman

(PE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda