Kamis, 6 Agustus 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

Disney Gandeng Kreator TikTok, Tinggalkan Opsi Video AI Sora

Kreator konten membuat video vertikal bertema Disney untuk aplikasi Disney+
Disney kini beralih menggunakan konten kreator asli di TikTok untuk mengisi fitur video vertikal di aplikasi Disney+. (Ilustrasi: AI)

Disney mengambil langkah strategis baru dalam strategi konten mereka dengan menjalin kolaborasi resmi bersama TikTok. Alih-alih mengandalkan video hasil kecerdasan buatan (AI) dari platform Sora, raksasa hiburan ini justru memilih untuk merangkul para kreator konten asli untuk mengisi fitur video vertikal di aplikasi Disney+.

Kemitraan ini memberikan akses bagi kreator TikTok terpilih untuk menggunakan kekayaan intelektual (IP) Disney dalam karya mereka. Cakupan materi yang tersedia meliputi berbagai waralaba besar seperti Marvel, Pixar, Star Wars, hingga FX. Video-video kreasi para penggemar ini nantinya akan ditayangkan pada tab khusus bernama Verts di dalam aplikasi Disney+.

Asad Ayaz, Chief Marketing and Brand Officer The Walt Disney Company, menyebut bahwa kolaborasi ini menjadi jembatan baru antara cerita yang disampaikan perusahaan dengan kreativitas yang terinspirasi oleh para penggemar. Langkah ini memberikan panggung lebih besar bagi kreator untuk membagikan karya mereka sekaligus memberi audiens konten yang lebih segar untuk dinikmati setiap harinya.

Transformasi Strategi Konten Disney

Keputusan ini menandai pergeseran fokus Disney dari rencana awal mereka yang sempat melirik teknologi AI untuk memproduksi konten. Sebelumnya, Disney sempat menjajaki kerja sama dengan OpenAI melalui Sora yang memungkinkan pembuatan video karakter ikonis berbasis AI. Namun, rencana tersebut kini ditinggalkan dan digantikan dengan pendekatan yang lebih mengedepankan sentuhan manusia.

Penggunaan kreator asli dinilai sebagai langkah yang lebih tepat karena Disney telah memiliki basis penggemar yang vokal di TikTok. Banyak kreator yang secara sukarela telah membuat konten bertema Disney, mulai dari teori film hingga pengalaman di taman hiburan.

Dengan meresmikan hubungan ini melalui Disney Creator Ambassador Program, kreator yang terpilih nantinya akan mendapatkan berbagai keuntungan, mulai dari undangan acara khusus hingga peningkatan visibilitas konten mereka.

Secara teknis, fitur Verts di Disney+ akan menyajikan berbagai format video, seperti reaksi terhadap seri terbaru, tantangan tarian viral, hingga berbagai medium kreatif lainnya yang relevan.

Kehadiran konten buatan kreator ini diharapkan mampu memicu percakapan lebih luas di kalangan penggemar, sekaligus memperkuat ekosistem digital perusahaan. Sebagai tahap awal, inisiatif ini akan diuji coba di Amerika Serikat dalam beberapa bulan mendatang sebelum diintegrasikan secara lebih luas.

Kemitraan ini bukan satu-satunya upaya Disney dalam menggaet komunitas kreator. Perusahaan juga menjajaki kolaborasi dengan kreator lain seperti Jon Youshaei untuk menyoroti talenta-talenta kreatif, baik yang berskala besar maupun kecil, agar mendapatkan akses dan wawasan langsung dari industri.

Langkah ini menegaskan komitmen Disney untuk menempatkan manusia sebagai pusat penceritaan dibandingkan mengandalkan algoritma mesin.

(AN)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda