Jumat, 7 Agustus 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI

Kurs Rupiah Menguat! 1 Dolar AS Turun ke Rp17.885 pada 7 Agustus 2026

kurs rupiah terhadap dolar as 7 agustus 2026 di level rp17885
Kurs Rupiah Menguat! 1 Dolar AS Turun ke Rp17.885 pada 7 Agustus 2026. Credit: Dok. JournalArta

JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) mencatatkan penguatan pada perdagangan Kamis, 7 Agustus 2026. Mata uang Garuda berhasil menekan laju mata uang Paman Sam di pasar spot.

Data menunjukkan pada pukul 16.30 WIB, satu Dolar AS berada di level Rp17.885. Posisi ini mencerminkan pelemahan USD sebesar 0,16 persen dibandingkan perdagangan hari sebelumnya. Sementara itu, kurs tengah resmi yang ditetapkan Bank Indonesia berada pada angka Rp17.919.

Dinamika Mata Uang Utama

Laju positif Rupiah tidak hanya terasa terhadap Dolar AS. Mayoritas mata uang utama dunia lainnya juga tercatat melemah di hadapan Rupiah sepanjang 24 jam terakhir. Yen Jepang menjadi mata uang yang mengalami koreksi terdalam dibandingkan mata uang lain dalam pantauan pasar.

Berikut adalah catatan nilai tukar Rupiah terhadap beberapa mata uang global pada 7 Agustus 2026:

Mata Uang Kurs Perubahan 24 Jam
SGD (Dolar Singapura) Rp13.941 ▼ 0,29%
EUR (Euro) Rp20.621 ▼ 0,35%
JPY (Yen Jepang) Rp113 ▼ 0,54%
AUD (Dolar Australia) Rp12.582 ▼ 0,43%
GBP (Pound Inggris) Rp24.070 ▼ 0,23%
CNY (Yuan Tiongkok) Rp2.644 ▼ 0,18%

Sentimen Pasar dan Faktor Pendorong

Kondisi kurs rupiah 7 Agustus 2026 yang cukup stabil ini tidak lepas dari dorongan optimisme investor di lantai bursa. Arus modal asing terpantau kembali masuk ke aset-aset berisiko, yang turut tercermin dari kinerja indeks saham domestik.

Di luar faktor domestik, pelaku pasar saat ini tengah menanti sinyal kebijakan suku bunga dari bank sentral Amerika Serikat, The Fed. Kebijakan moneter tersebut nantinya akan menjadi penentu arah volatilitas mata uang global dalam jangka pendek. Di sisi lain, Bank Indonesia terus menempuh langkah kebijakan untuk menjaga stabilitas nilai tukar agar tetap berada dalam koridor yang diharapkan.

Dampak pada Sektor Riil

Penguatan Rupiah membawa angin segar bagi masyarakat umum maupun pelaku usaha. Bagi konsumen, barang-barang impor berpotensi menjadi lebih terjangkau, sementara biaya perjalanan ke luar negeri menjadi lebih ringan dari sebelumnya.

Bagi sektor korporasi, stabilitas nilai tukar memberikan napas lega bagi emiten yang memiliki beban utang dalam denominasi Dolar AS. Beban keuangan perusahaan menjadi lebih terukur seiring dengan posisi kurs yang tidak lagi tertekan hebat. Selain kurs pasar, pelaku usaha tetap memantau kurs jual di level Rp18.419 dan kurs beli di posisi Rp17.419 sebagai acuan transaksi perbankan harian.

(RE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda