JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Nilai tukar rupiah terpantau melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa, 5 Agustus 2026 malam. Berdasarkan data pukul 23:15 WIB, 1 USD tercatat Rp17.932 atau melemah 0,55%.
Pergerakan ini terjadi seiring sentimen pasar global yang menanti sinyal suku bunga The Fed. Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia (BI) berada di level Rp18.037. Perubahan nilai tukar ini penting dicermati para investor dan pelaku usaha untuk mengambil keputusan transaksi.
Kurs USD/IDR dan Kurs Resmi Bank Indonesia
Berikut adalah perincian nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dan kurs resmi Bank Indonesia pada 5 Agustus 2026 pukul 23:15 WIB:
| JENIS KURS | NILAI | PERUBAHAN |
|---|---|---|
| Kurs Pasar USD/IDR | Rp17.932 | -0,55% |
| Kurs Tengah BI | Rp18.037 | |
| Bank Jual | Rp18.537 | |
| Bank Beli | Rp17.537 |
Data tersebut menunjukkan bahwa rupiah sedikit bergerak ke zona pelemahan di penghujung hari.
Daftar Kurs Mata Uang Asing Lainnya Hari Ini
Selain dolar AS, berikut adalah kurs referensi 10 mata uang asing utama terhadap rupiah per 5 Agustus 2026:
| MATA UANG | 1 UNIT = IDR | PERUBAHAN 24J |
|---|---|---|
| USD Dolar AS | Rp17.932 | ▼ 0,55% |
| SGD Dolar Singapura | Rp13.998 | ▼ 0,63% |
| EUR Euro | Rp20.689 | ▼ 0,30% |
| GBP Pound Inggris | Rp24.128 | ▼ 0,45% |
| AUD Dolar Australia | Rp12.639 | ▲ 0,24% |
| JPY Yen Jepang | Rp114 | ▼ 0,71% |
| CNY Yuan Tiongkok | Rp2.657 | ▼ 0,23% |
| SAR Riyal Saudi | Rp4.782 | ▼ 0,55% |
| MYR Ringgit Malaysia | Rp4.384 | ▼ 0,57% |
| HKD Dolar Hong Kong | Rp2.286 | ▼ 0,60% |
Dari data di atas, mayoritas mata uang utama global menunjukkan pelemahan terhadap rupiah. Hanya dolar Australia (AUD) yang berhasil menguat tipis sebesar 0,24%.
Faktor yang Mempengaruhi Kurs Rupiah Hari Ini
Pergerakan kurs rupiah hari ini dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, baik dari sentimen eksternal maupun kebijakan domestik. Dinamika pasar keuangan global yang sangat sensitif terhadap kebijakan moneter negara-negara maju memiliki peran besar.
- Sentimen The Fed: Pasar global saat ini memfokuskan perhatian pada Federal Reserve (The Fed) AS dan potensi arah kebijakan suku bunga mereka. Setiap sinyal terkait kenaikan atau penurunan suku bunga AS akan langsung berdampak pada pergerakan dolar AS, yang kemudian memengaruhi nilai tukar mata uang lain, termasuk rupiah.
- BI Rate: Kebijakan suku bunga acuan Bank Indonesia atau BI Rate adalah instrumen utama untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan mengendalikan inflasi. Suku bunga yang kompetitif dapat menarik investor asing dan menopang rupiah.
- Arus Modal Asing: Masuknya dana investor asing ke pasar saham dan obligasi domestik turut menjadi penopang bagi rupiah. Arus modal yang deras menandakan kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi Indonesia, sehingga meningkatkan permintaan rupiah di pasar valuta asing. Sebaliknya, penarikan modal asing dapat menekan nilai rupiah.
Ketiga faktor ini saling terkait dan menciptakan dinamika kompleks dalam pergerakan kurs rupiah. Pelaku pasar perlu terus memonitor perkembangan terbaru dari faktor-faktor tersebut untuk memahami arah pergerakan rupiah ke depan. Fluktuasi nilai tukar memiliki dampak langsung terhadap biaya impor, daya saing ekspor, serta stabilitas ekonomi secara keseluruhan. Oleh karena itu, update reguler mengenai kurs rupiah hari ini menjadi esensial bagi banyak pihak.
Update nilai tukar rupiah dilakukan secara berkala pada pukul 08:10 WIB, 12:10 WIB, dan 23:15 WIB setiap hari.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.