Minggu, 9 Agustus 2026 WIB
BREAKING
NASIONAL

Polisi Sebut Ada Pekerjaan Renovasi di Gedung Bapenda DKI saat Kebakaran

Polisi Sebut Ada Pekerjaan Renovasi di Gedung Bapenda DKI saat Kebakaran
Polisi Sebut Ada Pekerjaan Renovasi di Gedung Bapenda DKI saat Kebakaran

JAKARTA — Kebakaran hebat yang melanda Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta pada Jumat, 7 Agustus 2026 malam, kini masuk dalam tahap pendalaman intensif oleh pihak kepolisian. Fokus investigasi mulai mengerucut pada aktivitas yang terjadi di dalam gedung sesaat sebelum api berkobar.

Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Robby Saputra, mengonfirmasi adanya aktivitas pengerjaan fisik di lokasi kejadian. Informasi ini menjadi titik krusial dalam upaya tim forensik mengungkap asal-muasal api yang menghanguskan sebagian bangunan tersebut.

Detail Pengerjaan Fisik

Pihak kepolisian membenarkan bahwa sebelum insiden berlangsung, terdapat aktivitas renovasi yang sedang berjalan di gedung tersebut. Lokasi pengerjaan berada di dua titik lantai yang berbeda, yakni di lantai 11 dan lantai 14.

Meski mengonfirmasi adanya pekerjaan tersebut, AKBP Robby menyatakan bahwa kepolisian belum bisa menyimpulkan keterkaitan langsung antara proyek renovasi dengan penyebab utama kebakaran. Hingga saat ini, penyidik masih mengumpulkan bukti-bukti pendukung di lapangan untuk memastikan apakah pengerjaan tersebut berkontribusi terhadap munculnya titik api.

Selain Polres Metro Jakarta Pusat, penyelidikan mendalam juga melibatkan tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri. Keterlibatan tim ahli ini diharapkan dapat memberikan kejelasan teknis mengenai pemicu kebakaran melalui olah tempat kejadian perkara secara saintifik.

Dampak Operasional bagi Layanan Publik

Insiden kebakaran ini membawa dampak signifikan bagi operasional kerja di lingkungan Bapenda DKI Jakarta. Sebagai langkah antisipasi dan keberlangsungan pelayanan, sekitar 1.000 aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Bapenda terpaksa dialihkan untuk bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) secara bergantian.

Pengaturan ini diterapkan untuk memastikan fungsi-fungsi vital tetap berjalan di tengah pemulihan kondisi fisik gedung.

Masyarakat yang membutuhkan layanan perpajakan diharapkan mengikuti informasi resmi mengenai penyesuaian operasional kantor imbas kejadian ini, sementara penutupan akses lalu lintas di sekitar Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, sempat diberlakukan untuk mempermudah pergerakan petugas pemadam kebakaran.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan bahwa layanan kepada wajib pajak akan tetap diupayakan berjalan maksimal melalui sistem yang ada. Fokus saat ini tetap pada pengamanan aset data dan pemulihan operasional pascakebakaran yang melumpuhkan sebagian besar aktivitas kantor tersebut.

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Cek Penerima Bansos PKH & BPNT Kemensos 9 Agustus 2026: Cara Cek NIK KTP Online